SAMARINDA – Melansir dari keterangan tertulis Pemprov Kaltim, ribuan rumah sudah tersambung listrik. Pemprov mencatat hingga 2023 total terdapat 1.692 sambungan listrik melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
“Alhamdulillah makin banyak masyarakat kita yang sudah bisa menikmati listrik 24 jam. Pelan-pelan kita terangi semua,” yakin Gubernur Isran Noor.
Kepala Dinas ESDM Kaltim H Munawwar pun memerincikan wilayah yang sudah terbangun PLTS dalam beberapa tahun terakhir. Misal pada 2021, Kecamatan Muara Wis Kutai Kartanegara kebagian dua PLTS. Pertama Desa Enggelam dengan jumlah sambungan sebanyak 201 unit dengan kapasitas PLTS 83,16 Kwp. Lalu, Desa Ketibeh 91 unit dengan kapasitas PLTS 47,04 Kwp.
Kemudian 2022, di Muara Kaman juga dua desa kebagian PLTS. Desa Menamang Kanan, Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kukar terdapat 275 sambungan dengan kapasitas 100 Kwp. Lalu, Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kukar 50 Kwp dengan sambungan 102 unit.
Pada 2023, dibangun PLTS Komunal Off- grid Desa Deraya dan Lemper, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat dengan sambungan 156 unit. Lalu, Desa Ujoh Halang Kecamatan Long Iram, 77 sambungan . Berau juga ada. Antara lain Desa Long Sului, dengan 91 unit sambungan. Kemudian, Desa Pegat Betumbuk Kecamatan Pulau Derawan Kabupaten Berau 63 sambungan.
Di Mahakam Ulu, ada PLTS Komunal Off- grid Desa Matalibaq Kecamatan Long Hubung, dengan 295 sambungan. Sedangkan, di Paser ada pembangunan PLTS Komunal Off- grid Dusun Muluy Desa Swan Slutung Kecamatan Muara Komam, 51 sambungan. dan revitalisasi PLTS Komunal Off-grid Desa Labuang Kallo Kecamatan Tanjung Harapan, 290 unit sambungan.
“Total sambungan semua mencapai 1.692 unit melalui alokasi APBD Kaltim. Pembangunan ini belum termasuk dukungan dari CSR yang dibangun perusahaan di masing-masing wilayah. Semoga kolaborasi untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat ini terus berlanjut,” jelasnya.
Baca juga: Warga Dusun Nangka Bonah Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam Nonstop








