TENGGARONG – Semangat membangun ekonomi lokal makin bergelora di Kecamatan Sebulu. Sebanyak 150 pelaku usaha antusias mengikuti Program NIB (Nomor Induk Berusaha) yang difasilitasi Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Sebulu, sebagai langkah konkret untuk memperkuat legalitas dan daya saing UMKM di kawasan ini.
FKP Sebulu secara aktif menggelar program ini di dua desa, yaitu Sebulu Ilir dan Mekarjaya (SP1), dengan tujuan utama menjembatani kebutuhan legalitas pelaku UMKM agar lebih percaya diri dan kompetitif di pasar. Ketua FKP Sebulu, Fatmawati, menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas usaha mulai meningkat tajam.
“Banyak pelaku usaha yang sebelumnya belum paham pentingnya NIB. Tapi setelah kami turun langsung ke lapangan, respons mereka sangat positif,” ungkap Fatmawati, penuh semangat.
Dengan mengusung semangat pemberdayaan, FKP Sebulu tak berhenti pada satu program saja. Karena melihat antusiasme warga yang terus tumbuh, mereka kini tengah menyiapkan inovasi kegiatan mingguan bertajuk “Miss NIB” yang akan digelar di Taman Enggang, Sebulu Ilir. Program ini bersifat terbuka dan tidak memiliki batasan jumlah peserta, sehingga siapa pun bisa ikut.
Tak hanya memfasilitasi perizinan usaha, FKP juga menyisipkan pendekatan edukatif melalui mini workshop pelatihan keterampilan. Workshop ini dijadwalkan mulai bulan Juni dengan kuota terbatas, yaitu 10 peserta per sesi, untuk memastikan pelatihan berjalan intensif dan efektif.
“Kami ingin pelatihan ini benar-benar memberikan dampak. Materinya disesuaikan dengan keahlian para anggota FKP yang turun langsung sebagai narasumber,” tambah Fatmawati.
Kegiatan ini turut didukung oleh pemerintah desa setempat dan dirancang untuk memberdayakan pemuda agar lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha. Kolaborasi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan yang kuat di tengah masyarakat.
Melalui berbagai upaya yang terus dikembangkan, FKP Sebulu menargetkan agar semakin banyak pelaku usaha ikuti program NIB FKP Sebulu, dan menjadikan legalitas usaha sebagai fondasi penting menuju pengembangan usaha yang lebih profesional.
“FKP ingin menjadi rumah bersama bagi para pemuda dan pelaku usaha untuk tumbuh bersama, belajar bersama, dan berkembang lebih jauh,” tutup Fatmawati optimistis.
Dengan semakin banyaknya pelaku usaha ikuti program NIB FKP Sebulu, diharapkan UMKM di Kecamatan Sebulu tidak hanya siap bersaing di level lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.








