Perantau asal Semarang yang Tewas Gantung Diri di Mes Pencucian Mobil Sebulu Sempat Kabari Ibu dan Pacarnya

ILUSTRASI: Seorang pemuda di Sebulu nekat gantung diri, diduga perihal asmara. (Freepik)

SEBULU – Warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda di dalam kamar mes pencucian mobil, Kamis (12/3/2026) pagi. Korban berinisial KSR (22), perantau asal Semarang, Jawa Tengah, ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya sekitar pukul 09.00 Wita saat hendak memasuki kamar istirahat.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Sebulu, Iptu Edy Subagyo, menyebut pihaknya menemukan fakta memilukan setelah memeriksa ponsel milik korban. Sebelum mengakhiri hidupnya, KSR ternyata sempat mengirimkan pesan terakhir kepada orang tua dan tunangannya.

“Motif diduga kuat karena masalah asmara. Korban sempat mengirimkan pesan WhatsApp berisi pamitan dan foto tali nilon yang sudah ia siapkan untuk gantung diri kepada ibu kandung dan kekasihnya,” ujar Iptu Edy Subagyo, Jumat (13/3/2026).

Tim medis dari Puskesmas Sebulu II yang tiba di lokasi kejadian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Tanda-tanda fisik yang ditemukan di lapangan murni menunjukkan indikasi gantung diri. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa tali nilon berwarna biru dan ponsel korban.

Pihak Polsek Sebulu telah menghubungi keluarga korban di Semarang melalui sambungan video call. Menanggapi peristiwa tragis ini, keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.

“Keluarga menolak proses otopsi dan telah menyerahkan proses pemulasaraan jasad korban kepada pihak kepolisian serta pemerintah desa setempat,” pungkas Iptu Edy Subagyo .

PENTING: Masalah kesehatan mental dan tekanan asmara bukan hal yang harus dihadapi sendirian. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan emosional, segera hubungi layanan profesional:

Layanan Sehat Jiwa Kemenkes RI (SEJIWA): 119 ext. 8

Layanan Konsultasi Psikologi terdekat.

Laporan: Dilla /Media Etam

Bagikan:

Pos terkait