7,28% Warga Kukar Masih Miskin, Sekda Kukar Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

7,28% Warga Kukar Masih Miskin, Sekda Kukar Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
7,28% Warga Kukar Masih Miskin, Sekda Kukar Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Tenggarong – Angka kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih mencapai 7,28% berdasarkan data terbaru per Desember 2024. Menyikapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, H. Sunggono, mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mengentaskan kemiskinan di daerah tersebut. Ajakan ini disampaikan dalam acara doa bersama santri dan buka puasa bersama yang digelar Pasukan Amal Sholeh (Paskas) Kukar di Halaman Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, pada Sabtu (22/03/25).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kukar menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Paskas Kukar atas kepedulian mereka dalam mengajak para santri berbuka puasa bersama serta memberikan bantuan kepada warga prasejahtera.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini selaras dengan tema ‘Ramadhan Bahagia, Penuh Rasa, Penuh Makna’. Bentuk kepedulian sosial seperti ini seharusnya tidak hanya dilakukan oleh Paskas Kukar, tetapi juga menjadi tradisi bagi organisasi sosial lainnya,” ujar Sunggono.

Peran Penting Organisasi Sosial

Sekda Kukar menegaskan bahwa organisasi sosial memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan. Menurutnya, keberadaan organisasi seperti Paskas Kukar mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya solidaritas.

“Paskas berperan penting dalam menciptakan perubahan sosial dengan program-program nyata yang membantu masyarakat yang membutuhkan. Keberadaan mereka sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kukar dalam upaya pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Sekda Kukar menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan warga miskin di Kukar dapat segera keluar dari kondisi prasejahtera.

Program Pengentasan Kemiskinan Kukar

Pemerintah Kabupaten Kukar telah menghadirkan berbagai program untuk menanggulangi kemiskinan, seperti Program Kredit Kukar Idaman yang memberikan pinjaman modal usaha tanpa bunga hingga Rp25 juta, program bedah rumah bagi warga kurang mampu, serta layanan kesehatan gratis bagi keluarga miskin.

Namun, menurut Sekda Kukar, upaya tersebut masih perlu diperkuat dengan skema kemitraan strategis antara pemerintah dan berbagai organisasi sosial secara terstruktur dan sistematis.

“Kita harus memastikan bahwa tidak ada lagi warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mendapatkannya. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan program-program ini berjalan efektif,” tegasnya.

Momentum Ramadhan untuk Berbagi

Di bulan suci Ramadhan ini, Sekda Kukar juga mengajak masyarakat yang mampu untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dengan berbagi rezeki. Ia mengutip firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 261 tentang keutamaan bersedekah.

“Dalam kesempatan yang penuh berkah ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi mereka yang berinfak di jalan-Nya,” pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, Sekda Kukar optimis angka kemiskinan di Kukar dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang.

Bagikan:

Pos terkait