Mediaetam.com, Samarinda – Banyak usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat untuk kemajuan Samarinda Ulu. Namun, tampaknya anggaran belum bisa mengakomodasi keseluruhan. Hal ini didiskusikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Samarinda Ulu, di gedung aula Kecamatan Samarinda Ulu, pada Selasa (07/02/2023).
Acara ini dihadiri sejumlah elemen pemerintahan dan masyarakat di Samarinda Ulu dan anggota DPRD Kota Samarinda Dapil IV Samarinda Ulu Sri Puji Astuti.
“Musrenbang ini menjadi wadah untuk menilai mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu. Hasil musrenbang akan kita sesuaikan dengan hasil reses aspirasi masyarakat yang baru saja kami laksanakan, mudah-mudahan dengan keterbatasan anggaran di tahun bisa terlaksana,” ucap Sri Puji Astuti.
Menurutnya saat ini cukup banyak usulan pembangunan yang diterima oleh pemerintah Kota Samarinda akan tetapi saat ini anggaran yang di miliki tidak bisa untuk meng-cover semua usulan.
“Dana yang dimiliki tahun 2023 ini Rp 2,8 triliun sedangkan aspirasi dari masyarakat jika ditotalkan nilainya mencapai Rp 10 hingga 15 triliun,” jelasnya.
Akan tetapi, dirinya juga mengingatkan dalam melakukan pembangunan pemerintah jangan terfokus pada bidang infrastruktur jalan saja.
“Perlu d ingat juga kewajiban kita yang dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan mandatori dari UU terkait dengan pendidikan dan kesehatan itu juga harus kita usahakan,” pungkasnya. (Idham/Adv/DPRD Samarinda)








