Mediaetam.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen tuntaskan program Terang Kampongku di 17 desa untuk segera menikmati aliran listrik 24 jam.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan tahun ini tersisa 3 desa yang akan segera mendapatkan aliran listrik dari 17 desa.
“Program ini sudah berjalan sejak 2021 lalu, sekarang sisa 3 desa yaiti Desa Kupang Baru, Desa Tunjungan Dusun Nangka Bonah, dan Desa Liang Buaya Kecamatan Muara Kaman,” ungkap Kepala DPMD Kukar, Arianto. Kamis, (13/4/2023).
Program Terang Kampongku terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026. Lalu, untuk sumber listrik yang digunakan dalam program tersebut ada dua jenis, yakni PLN dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal.
“Di desa-desa yang menggunakan PLN pembangunannya sudah terselesaikan semua, untuk yang menggunakan PLTS komunal, masih dalam proses pembangunan,” sebutnya.
Arianto memaparkan dana yang dikeluarkan dalam pembangunan PLTS komunal di Desa Kupang Baru mencapai Rp 6,2 miliar. Kemudian, untuk Dusun Nangka Bonan di Desa Tunjungan menggunakan dana kurang lebih Rp 6 miliar.
“Untuk pembangunan PLTS Komunal berasal dari program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD), kemudian akan ditransfer menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), selanjutnya pengerjaannya dilakukan oleh pemdes” terang Arianto.
Kemudian, pemerintah desa (pemdes) Liang Buaya meminta difasilitasi jaringan PLN. Lantaran jarak jaringan listrik yang hanya sekitar 7 kilometer. Namun Arianto merasa untuk geografisnya cukup sulit, karena ada kawasan kehutanan yang akan memakan waktu cukup panjang dalam perizinannya.
“Kami sudah berdiskusi dengan pihak terkait, untuk itu pembangunan PLTS komunal di Desa Liang Buaya akan dianggarkan menggunakan APBD Perubahan 2023,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








