Masuki Tahap Lelang, RS Muara Badak Ditargetkan Rampung 2023

Sekretaris Daerah, Sunggono. (dok: Indah, Mediaetam.com)
Sekretaris Daerah, Sunggono. (dok: Indah, Mediaetam.com)

Mediaetam.com, Kukar – Proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Muara Badak telah memasuki tahapan lelang. Pembangunan RS tersebut diharapkan memudahkan masyarakat di Kecamatan Muara Badak untuk mengakses layanan kesehatan.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan lokasi pembangunan RS tersebut berada di Desa Tanjung Limau, Muara Badak. Karena desa tersebut merupakan akses terdekat bagi dua kecamatan, yaitu kecamatan Anggana dan Marangkayu.

Bacaan Lainnya

“Anggaran yang akan dihabiskan untuk pembangunan RS tersebut sekitar Rp 67 miliar dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini,” ucap Sekda Kukar, Sunggono. Rabu, (10/5/2023).

Pembangunan RS Muara Badak ini termasuk prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Bertujuan untuk memenuhi pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah Kecamatan Muara Badak.

Namun, Sunggono mengungkap RS Muara Badak tidak akan langsung beroperasi. Lantaran, masih ada beberapa suprastruktur, yang perlu dipenuhi. Seperti Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan perlengkapan pelayanan kesehatan.

“Karena struktur RS ini masih belum ada. Jadi, rencananya nanti kami akan memasukkan kedalam perencanaan pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 2023 ini,” jelasnya.

Dikatakannya, untuk sementara waktu tenaga kesehatan yang nantinya akan mengoperasikan RS Muara Badak akan dititipkan di puskesmas. Kemudian, untuk perawat dan dokter spesialis akan dititipkan di rumah sakit.

“Jika tenaga kesehatan dan perlengkapan sudah terpenuhi, baru selanjutnya RS ini dapat beroperasi memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya

Adapun jumlah tenaga kesehatan yang akan bertugas dalam mengoperasikan RS Muara Badak sesuai dengan klasifikasi tipe C ialah berjumlah sekitar 60 orang. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait