Mediaetam.com, Kukar – Pemkab Kukar bekerja sama dengan investor dari Korea Selatan. Rencananya, kerja sama ini meliputi pengembangan Kukar dalam rangka menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN).
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar pun mengadakan kegiatan Focus Grup Discusion dalam menindaklanjut kerjasama Proyek Economic Inovation Partnership Program (EIPP).
Plt Kepala Bappeda Kukar, Vanesa Vilna mengatakan kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah Korea Selatan adalah melakukan kajian apa saja potensi dan permasalahan di daerah yang menjadi mitra IKN.
“Dalam hal ini dalam kajian yang mereka lakukan adalah bagaimana mengintegrasikan potensi dan permasalahan di daerah mitra IKN, sehingga nanti menjadi suatu bentuk kerjasama yang saling menguntungkan antara IKN maupun mitra IKN,” jelasnya.
Kemudian, dipaparkannya salah satu potensi yang akan dikembangkan di Kukar yaitu pengembangan atau pembangunan sektor wisata, sebagai wisata sejarah dan budaya, juga ada pembangunan pertanian, perikanan, perkebunan dan lainnya.
Kemudian, dipaparkannya salah satu potensi yang akan dikembangkan di Kukar yaitu pengembangan atau pembangunan sektor wisata, sebagai wisata sejarah dan
“Jadi salah satunya nanti dilakukan penataan pada sungai kawasan Tenggarong. Yang nantinya juga terintegrasi dengan pengembangan Kota Tenggarong,” kata Vanesa Vilna.
Dikatakannya, pihaknya telah melakukan kajian berdasarkan zona-zona klaster, diantaranya zona olahraga, pemerintahan, kebudayaan, dan perdagangan. Kemudian ini akan terintegrasi, sebagai pengembangan Kota Tenggarong.
“Masing-masing OPD juga sudah menjelaskan terkait permasalahan ataupun kendala yang dihadapi dalam pengembangan potensinya,”
Dirinya berharap terkait dengan apa yang sudah dipaparkan oleh pemerintah daerah bisa berlanjut, sampai ke depannya ada perencanaan yang terintegrasi. Sehingga Kukar lebih terarah sebagai daerah mitra IKN.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari program Bappenas. Dengan bertujuan, bagaimana membantu Bappenas dalam rangka skenario kebijakan yang mengarah kepada Kukar sebagai wilayah mitra IKN.
“Dalam pandangan Bappenas, Korea termasuk negara yang berhasil dalam memformulasikan kebijakan wilayah dengan bisa berkembang secara baik,” ungkap Sekda Kukar, Sunggono. Rabu, (24/5/2023).
Dengan demikian, Sunggono menuturkan Pemkab Kukar berencana mengadopsi kebijakan dari Korea itu. Untuk kemudian dikembangkan dalam menjadikan wilayah mitra IKN ini sebagai wilayah strategis yang akan dikembangkan dan diformulasikan kebijakannya.
“Mudah-mudahan dari hasil menghimpun informasi dalam kegiatan ini, nanti akan ada kebijakan yang bisa di tindaklanjuti oleh Bappenas yang memberikan manfaat untuk kemajuan Kukar,” ucapnya.
Sunggono berharap pemerintah pusat bisa lebih memahami kondisi wilayah, khususnya wilayah disekitar IKN. Karena memang konsep yang diinginkan oleh Kukar adalah sebagai mitra bukan penyangga.
“Yang diharapkan itu mutunya tumbuh dan berkembang bersama IKN. IKN dibangun, maka Kukar juga dibangun,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








