Realisasi Penyerapan Kegiatan Baru Mencapai 12 Persen

Kepala DKP Kukar, Muslik. (Indah, Mediaetam.com)
Kepala DKP Kukar, Muslik. (Indah, Mediaetam.com)

Mediaetam.com, Kukar – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima alokasi APBD 2023 mencapai Rp 219 miliar. Namun realisasi penyerapannya baru 12 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DKP Kukar, Muslik, menyatakan bahwa upaya percepatan realisasi kegiatan pada 2023 terus dilakukan. Saat ini, data yang disampaikan oleh BPKAD menunjukkan angka penyerapan APBD masih rendah. Namun biasanya akan meningkat pada akhir tahun.

Bacaan Lainnya

“Kami terus berupaya melakukan percepatan, kendala utama terjadi di awal-awal implementasi, yakni adanya perubahan sistem administrasi menjadi e-katalog. Salah satunya juga adanya pengadaan kelompok-kelompok perikanan,” ungkap Kepala DKP Kukar, Muslik. Senin, (19/6/2023).

Namun, Muslik mengatakan saat ini proses percepatan sudah berjalan dengan baik dan anggarannya juga telah tersedia. Kemudian, juga ada kegiatan strategis yang sudah di tahap lelang, yakni pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Samboja, Anggana dan Kota Bangun.

“Pengadaan-pengadaan lain juga sudah berproses, seperti realisasi pemberian bantuan benur, keramba, kotak es, alat tangkap, mesin ces, dan kapal,” tuturnya.

Menurutnya, dari segi perencanaan alokasi anggaran APBD 2023 yang diberikan untuk kegiatan DKP cukup besar. Untuk itu, dirinya yakin  bahwa penyerapan anggaran dapat berjalan dengan optimal.

“Sesuai dengan instruksi dari Bupati Kukar yang meminta percepatan untuk menghindari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa),” ujar Muslik 

Dirinya optimis bahwa DKP Kukar dapat menyelesaikan semua kegiatan pada Agustus 2023, dan anggaran terserap dengan baik.

“Kami berharap pengadaan ini selesai pada Agustus mendatang, saya yakin target tersebut dapat tercapai. Agar berikutnya bisa fokus menyongsong kegiatan di perubahan” tutupnya. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait