Korsleting Listrik Bikin Belasan Rumah dan Puskesmas Pembantu di Sungai Payang Hangus Dilalap Api

22 rumah hangus terbakar di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar. (Dok: Polsek Loa Kulu)
22 rumah hangus terbakar di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar. (Dok: Polsek Loa Kulu)

Mediaetam.com, Kukar – Akibat korsleting listrik, 22 unit bangunan warga di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hangus terbakar. Salah satu bangunan yang tak luput kobaran api adalah puskesmas pembantu.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Rachmat Andika Prasetyo mengungkap kebakaran terjadi pukul 21.15 WITA (1/8) malam. Tepatnya di Jalan M Arsid, Dusun Sentuk RT. 05 dan RT 04. Pada saat itu, ada dua orang warga bernama Bahrul dan Haryono sedang asyik duduk di warung. Kemudian tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan anak menyebut “kebakaran-kebakaran”.

Bacaan Lainnya

Bahrul langsung bergegas lari menuju sumber suara itu, yang berasal dari rumah warga bernama Agus Saputra.

“Bahrul kemudian masuk ke dalam rumah Agus dan langsung melihat kobaran api yang semakin membesar, ia pun keluar dan meminta pertolongan kepada warga sekitar,” kata Kapolsek  Loa Kulu, AKP Rachmat Andika. Rabu, (2/8/2023).

Tak berselang lama, api langsung membara dan membakar rumah-rumah lainnya. Warga sekitar berusaha memadamkan air dengan alat seadanya menggunakan air PDAM dan alkon milik warga.

Sekitar satu jam kemudian datang bala bantuan dari damkar BPBD Loa Kulu dan Tenggarong, Balakarcana, dan bantuan air dari perusahaan sekitar. Hingga, tengah malam, api pun berhasil padam.

Akibat dari insiden kebakaran tersebut. Sebanyak 16 unit bangunan rumah hangus terbakar habis, 2 unit rumah terdampak rusak total, 1 unit rumah terdampak rusak berat, 2 unit garasi mobil hangus, 1 unit pusban terbakar, dan 1 unit motor terbakar habis. Total kerugian dari insiden ini sekitar Rp 3 miliar. Kepolisian pun menduga kebakaran akibat korsleting listrik. 

“Tidak ada korban jiwa, saat ini para korban mengungsi di rumah keluarganya masing-masing yang ada di Desa Sungai Payang,” tutupnya. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait