Tenggarong – Demi mendukung kelancaran Pilkada Serentak 2024, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Bambang Arwanto, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) di Pendopo Wakil Bupati, Senin (18/11/2024). Acara yang digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ini bertujuan memperkuat sinergi antar lembaga terkait.
Hadir dalam rakor tersebut sejumlah tokoh penting, seperti Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman, perwakilan Polres Bontang, Dandim 0906 Kukar Letkol CZI Damai Adi Setiawan, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto, Ketua KPU Kukar Rudi Gunawan, serta Ketua Bawaslu Kukar Teguh Wibowo.
Pentingnya Kolaborasi untuk Pilkada Kondusif
Dalam sambutannya, Pjs. Bambang Arwanto menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 membutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Rakor koordinasi ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi dan menguatkan kerja sama.
“Pilkada adalah tanggung jawab bersama. Meski teknisnya berada di tangan KPU, seluruh pihak, mulai dari Bawaslu, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah, memiliki peran penting untuk memastikan Pilkada berlangsung aman dan sesuai dengan jadwal,” jelas Bambang.
Dengan waktu yang semakin dekat, pemungutan suara akan digelar pada Rabu, 27 November 2024. Bambang meminta semua pihak untuk menjaga stabilitas daerah, demi menciptakan suasana yang kondusif selama proses pemilu berlangsung.
Partisipasi Pemilih Jadi Fokus Utama
Salah satu tantangan yang dihadapi Kukar dalam setiap penyelenggaraan Pilkada adalah rendahnya tingkat partisipasi pemilih. Bambang mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat menjadi barometer utama keberhasilan Pilkada Serentak 2024.
“Target nasional partisipasi pemilih adalah 77,5%. Kita harus berusaha keras untuk mencapainya, bahkan melampauinya. Saya mengimbau masyarakat Kukar agar tidak menyia-nyiakan hak pilih mereka dalam Pilkada ini,” ujarnya.
Rakor untuk Memperkuat Koordinasi
Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, menambahkan bahwa Rakor diselenggarakan untuk menyelaraskan langkah dan memastikan semua elemen terkait memiliki pemahaman yang sama.
“Rakor ini bertujuan memperkuat dukungan lintas sektor, memastikan Pilkada berjalan demokratis, serta meningkatkan partisipasi masyarakat,” kata Rinda.
Rakor ini diikuti oleh berbagai elemen penting, termasuk Forkopimda, OPD, camat, kapolsek, dan danramil se-Kukar, serta panitia pemilihan dan pengawas tingkat kecamatan.
Kukar Bersiap Menuju Pilkada Demokratis
Melalui Rakor Pilkada Serentak 2024 ini, pemerintah Kukar bersama KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada yang aman, kondusif, dan demokratis. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan Pilkada Serentak 2024 menjadi momen bersejarah yang memperkuat demokrasi di Kutai Kartanegara.








