Warga Loa Kulu Raup Cuan dari Sampah, Pengelolaan TPS3R Dorong Ekonomi Lokal

TPS3R Kecamatan Loa Kulu, Desa Loh Sumber (DILLA)
TPS3R Kecamatan Loa Kulu, Desa Loh Sumber (DILLA)

TENGGARONG –TPS3R Kecamatan Loa Kulu, Desa Loh Sumber (DILLA) Warga Kecamatan Loa Kulu kini mulai merasakan manfaat nyata dari pengelolaan sampah yang dikelola secara sistematis oleh pemerintah setempat. Tidak hanya membantu mengurangi limbah, sebagian sampah rumah tangga ternyata memiliki nilai ekonomis yang mampu menambah pendapatan warga.

Firda Rahmadani, salah satu warga Loa Kulu, menyampaikan jika selama ini sampah dianggap tidak berguna dan hanya dibuang begitu saja. Namun, setelah adanya sistem pengelolaan yang lebih tertata, sampah yang bernilai ekonomis kini dapat dipilah dan dijual ke Unit Pengelola Sampah Simpamas milik Pemerintah Kecamatan Loa Kulu.

Bacaan Lainnya
TPS3R Kecamatan Loa Kulu, Desa Loh Sumber (DILLA)
TPS3R Kecamatan Loa Kulu, Desa Loh Sumber (DILLA)

“Sampah dipilah, kemudian dijemput petugas dan ditimbang. Nanti kami dibayar sesuai berat dan jenis sampahnya. Dalam sepekan, bisa dapat Rp30.000 sampai Rp50.000,” jelasnya.

Firda juga menyebutkan, sistem pengelolaan ini jauh lebih menguntungkan daripada menjual ke pemulung. Selain harganya lebih pasti, sampah rumah tangga pun turut diangkut secara teratur.

Kepala Seksi Pelayanan Umum Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa Loa Kulu telah memiliki Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) yang dibangun pada 2023 dan mulai beroperasi pada 2024.

“Pengelolaan dilakukan dengan sistem jemput bola ke rumah-rumah warga dan Bank Sampah desa. Bahkan ada satu Bank Sampah yang bisa memperoleh hingga Rp1 juta dari hasil penjualan sampah,” ungkap Fadli.

Menurutnya, sebagian besar sampah rumah tangga bisa dimanfaatkan kembali, seperti diubah menjadi abu untuk bahan baku batako, atau dijadikan pupuk organik untuk pertanian. Pemerintah Kecamatan Loa Kulu pun terus berkomitmen mengembangkan inovasi pengelolaan sampah.

TPS3R Kecamatan Loa Kulu, Desa Loh Sumber (DILLA)
TPS3R Kecamatan Loa Kulu, Desa Loh Sumber (DILLA)

Namun, dirinya mengakui tantangan masih ada. Dari sekitar 8 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, baru 4 ton yang berhasil dikelola, sementara sisanya masih dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Karena itu, inovasi dalam pengelolaan sampah sangat penting untuk mengatasi tantangan ini sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” pungkasnya. (Nur Fadilla Indah/Mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait