Pria di Kelekat Tiba-Tiba Mengamuk, Tebas Tetangganya dengan Parang

Ilustrasi: Seorang pria yang diduga mengidap gangguan jiwa membacok tetangganya di Kukar. (IST)

TENGGARONG – Warga Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, dikejutkan dengan aksi penyerangan yang dilakukan seorang pria berinisial IM. Tanpa banyak bicara, ia tiba-tiba menganiaya seorang warga menggunakan sebilah parang pada Jumat (5/12/2025).

Peristiwa itu bermula saat IM datang ke lokasi pembangunan rumah milik korban, I, yang saat itu sedang bekerja bersama keluarganya. Awalnya, IM hanya ingin menyampaikan pesan agar korban tidak mengganggu tanaman yang berada di sekitar pembangunan.

Bacaan Lainnya

Namun suasana berubah cepat. IM mendadak mengeluarkan parang dan menebas bagian dada kiri I. Aksi spontan itu membuat keluarga dan warga sekitar panik karena tak menyangka situasi bisa berubah begitu cepat.

Korban yang mengalami luka serius langsung dievakuasi oleh kerabatnya ke Puskesmas Kembang Janggut untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisinya kini masih dalam perawatan intensif.

Usai melakukan penyerangan, IM langsung kabur dari lokasi. Warga yang melihat kejadian itu ikut terkejut karena tidak ada tanda-tanda sebelumnya bahwa pelaku akan melakukan tindakan seperti itu.

Ada Indikasi Gangguan Jiwa

Mendapat laporan tersebut, Polsek Kembang Janggut bertindak cepat menuju lokasi kejadian. Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedy Supriyanto, mengatakan pihaknya kini tengah mendalami kondisi pelaku karena berdasarkan keterangan warga, IM diduga memiliki indikasi gangguan jiwa.

“Kami sudah menangani kasus ini. Selain fokus pada penyelidikan, kami juga mempertimbangkan dugaan kondisi kejiwaan pelaku berdasarkan keterangan warga,” jelasnya.

Proses hukum tetap berjalan sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi psikologis IM. Hal ini penting agar penanganan kasus dapat dilakukan secara tepat.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian mengingat ancaman keselamatan warga. AKP Dedy mengimbau masyarakat Desa Kelekat untuk tetap tenang, tidak mengambil langkah di luar hukum, dan mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait