Pohon Palem Tumbang di Jalur Dua Tenggarong Seberang, Hantam Mobil Kijang sampai Penyok Parah

Pohon palem Jalur Tenggarong Seberang - Samarinda menghantam mobil Kijang, Sabtu (28/3/26). (IST)

TENGGARONG SEBERANG – Kecelakaan akibat pohon tumbang kembali terjadi di jalur maut yang menghubungkan Tenggarong Seberang menuju Samarinda. Sebuah pohon palem berukuran besar tiba-tiba ambruk dan menghantam sebuah mobil Toyota Kijang berwarna cokelat tua yang sedang melintas, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.

Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan kendaraan dan kepanikan luar biasa bagi para penumpang di dalamnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan rekaman video warga berdurasi 46 detik yang diterima redaksi, terlihat bagian depan mobil penyok cukup dalam dengan kaca depan yang pecah seribu. Di dalam mobil, terdapat lima orang penumpang yang terjebak, seorang pria di kursi pengemudi terlihat terjepit, serta seorang bocah laki-laki di kursi belakang yang diselamatkan.

Suasana evakuasi berlangsung dramatis. Warga setempat berbondong-bondong memberikan pertolongan di tengah tangisan histeris sang anak yang ketakutan.

“Ya Allah, cepat keluarkan! Cepat keluarkan!” Teriak seorang ibu dalam video tersebut sembari merekam kondisi korban yang berusaha diselamatkan warga dari jepitan material kendaraan.

Polemik Anggaran Pemeliharaan Pohon

Menanggapi insiden tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Tri Joko Kuncoro, memberikan penjelasan mengenai status pemeliharaan pohon di kawasan tersebut. Ia mengakui bahwa jalur taman di poros Tenggarong Seberang tidak masuk dalam pos anggaran pemeliharaan tahun 2026.

“Yang jelas jalur taman Jalur 2 Tenggarong Seberang tahun ini tidak teranggarkan. Namun, sejak Januari hingga Maret ini, tim internal DLHK sudah sekitar enam kali turun ke lokasi untuk membersihkan area, memotong rumput, dan mengangkat daun palem kering yang jatuh,” jelas Tri Joko, Sabtu siang.

Ketiadaan anggaran pemeliharaan rutin oleh pihak ketiga dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko serupa, mengingat banyaknya pohon palem tua yang berjejer di sepanjang pembatas jalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, ketiga korban dilaporkan telah berhasil dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Masyarakat yang melintasi jalur Tenggarong Seberang–Samarinda diimbau untuk lebih waspada, terutama saat terjadi angin kencang di tengah kondisi cuaca panas ekstrem yang melanda Kukar akhir-akhir ini.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait