Kukar – Setelah dilakukan penunjukan langsung Ibu Kota Negara (IKN) baru di sebagian wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) dan Penajam Paser Utara (PPU). Koordinasi kedua kabupaten inipun terus berjalan. Membahas terkait kelanjutan pembangunan dua wilayah ini.

Melakukan koordinasi membahas penataan dua wilayah yang bakal menjadi pusat ibukota negara ini. Bagaimana menata kawasan calon IKN tersebut
Setelah kunjungan kerja ini, Alif memastikan akan melanjutkan pembahasan ini ketingkat rapat anggota dan pimpinan DPRD Kukar.
Terlebih dahulu melalui rapat komisi terkait. Selanjutnya akan dirancang dan ditetapkan terkait rencana tata ruang dan wilayah (RTRW). Mengikuti jejak PPU yang sudah terlebih dahulu menetapkannya.
“Sudah ditetapkan disana (PPU), kita akan mengikuti hal tersebut,” ujar Alif belum lama ini.
Memastikan pembangunan IKN baru di dua wilayah ini sesuai perencanaan.
Tentunya sinergitas pimpinan dua daerah inipun harus terus terjalin dengan baik. Komunikasi yang berkelanjutan, sambil mengikuti instruksi dari pemerintah pusat selaku yang punya hajat pemindahan IKN ini.
Konsep dan perencanaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) yang terbilang baik dan matang.
Hanya bagaimana dua daerah ini mampu mengimplementasikan terkait pembangunan infrastrukturnya. Sesuai master plan yang sudah ditetapkan dan dirancang oleh pemerintah pusat. Dan segera melakukan proses pembangunan dititik titik yang sudah ditetapkan. (Adv)








