Produk Kaltim Diharapkan Turut Penuhi Kebutuhan Mebel IKN Nusantara

Pelatihan pengurus koperasi dan kerajinan usaha produktif mebel rotan oleh Disperindagkop dan UKM Kaltim, Selasa, 7 Juni 2022. (Samsul Arif/Biro Adpim Setdaprov Kaltim)

Samarinda—Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim menjadi peluang emas bagi masyarakat provinsi ini. Tak terkecuali untuk pelaku usaha mebel rotan. Disperindagkop dan UKM Kaltim pun memaksimalkan potensi itu dengan memberi pelatihan.

Selasa, 7 Juni 2022, UPTD Pelatihan Koperasi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM menggelar pelatihan penyusunan laporan keuangan koperasi. Ditujukan bagi pengurus koperasi dan pelatihan kerajinan usaha produktif mebel rotan.

Digelar 7—11 Juni 2022 di UPTD Pelatihan Koperasi, Jalan DI Panjaitan, Samarinda Utara. Diikuti 137 peserta dengan perincian 67 peserta pelatihan koperasi dan 70 peserta pelatihan kerajinan mebel rotan.
“Pelatihan ini ada kaitannya dengan rencana pemindahan ibu kota negara. Dalam tahap awal akan ada 60 ribu pegawai masuk IKN. Pelatihan ini untuk menunjang itu. Persiapan menuju pasar, sentra dan pelaku usahanya,” sebut Kepala Disperindagkop dan UKM Provinsi Kaltim, Yadi Robyan Noor, didampingi Kepala UPTD Pelatihan Koperasi Zainudin Fanani, setelah membuka pelatihan.

Pelatihan pengurus koperasi dan kerajinan usaha produktif mebel rotan oleh Disperindagkop dan UKM Kaltim, Selasa, 7 Juni 2022. (Samsul Arif/Biro Adpim Setdaprov Kaltim)

Menurutnya, pelatihan ini merupakan upaya daerah menyiapkan sumber daya manusia terampil. Terutama di bidang koperasi dan usaha produktif. Dimaksudkan bisa secara efektif memanfaatkan peluang terbuka dari keberadaan IKN.

“Saya harap semua peserta bisa menjadi contoh bagi yang lain. RAT (rapat anggota tahunan) lebih baik, juga akuntansi dan laporan keuangannya lebih baik,” lanjut Roby, sapaan akrabnya.

Selain menargetkan pelaku UKM mampu bersaing mengisi mebel perkantoran IKN, misi yang lebih besar disematkan dari pelatihan tersebut.

Saat ini, Disperindagkop Kaltim telah menjalin kerja sama dengan Accor Group yang memberi kesempatan bagi pelaku UKM Kaltim membawa produknya ke 123 hotel dengan 3.000 kamar di Indonesia.

Dalam kerja sama tersebut, pelaku UKM di Kaltim dapat bersaing mengisi penyediaan makanan ringan dan kerajinan mebel untuk hotel dalam jaringan Accor Group.
“Semoga semua berjalan baik dan lancar. Bagaimana produk kita bisa bersaing di regional dan nasional, juga untuk pemenuhan mebel IKN,” pungkas Roby. (Ricardo/Adv/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan