Bawaslu Pernah Diretas, Datangkan BIN Untuk Mengatasinya

Ilustrasi Bawaslu [bawaslu]

Mediaetam.com, Jakarta – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Puadi mengatakan data di Bawaslu pernah diretas. Ketika peretasan tersebut terdeteksi, Bawaslu secepatnya meminta bantuan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengatasinya.

Ilustrasi Bawaslu [bawaslu]
Puadi berpendapat membangun infrastruktur yang handal, mumpuni dan aman dengan waktu yang singkat tidak semudah yang dibayangkan. Namun, Bawaslu terus berusaha untuk mewujudkan infrastruktur handal, mumpuni dan aman.

Bacaan Lainnya

“Kemarin, belum lama ini kita, basis data kita sempat di-hack ya. Makanya kita mengundang BIN, Deputi VI kalau enggak salah, untuk meluruskan,” ujar Puadi di Mercure Hotel, Yogyakarta, Rabu (9/11).

“Repot kalau kita punya data, data ini di-hack oleh tangan kanan yang tidak bertanggung jawab,” kata Puadi.

Puadi menceritakan kasus di Bawaslu Lampung. Dirinya memperoleh informasi jika ada satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) telah mengetahui data keuangan Bawaslu secara detail.

Puadi sempat bingung dari mana sumber data yang diperoleh LSM tersebut. Setelah kejadian tesebut, dia berpesan pada semua anggota Bawaslu agar tetap menjaga keamanan data.

“Ada LSM sampai dia tahu urusan dapurnya Bawaslu Lampung. Sampai urusan beli a b c, uang untuk beli sumur misalnya dia tau LBM tersebut. Saya sampaikan apakah ini lsm sudah berubah jadi BPK, hati2l hati ini,” kata Puadi.

Saat ini Bawaslu telah mengembangkan pengawasan berbasis sistem teknologi informasi. Harapannya Bawaslu dapat menjadi lembaga yang mempunyai tata laksana yang baik atau good governance.

Puadi berupaya agar kepercayaan publik terbangun karena mendapatkan kepercayaan tentu sangat sulit.

“Agar trust kepercayaan tersebut bisa lebih baik. Karena tidak mudah untuk mengembalikan suatu kepercayaan kepada masyarakat terkait tentang hal tersebut,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja pernah mengklaim bahwa sistem penyimpanan data pemilu yang berada di Bawaslu sudah aman.

Rahmat mengatakan Bawaslu telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Badan siber dan sandi negara serta tim siber Polri juga digandeng untuk menjamin keamanan data yang ada di Bawaslu.

 

Sumber : Bawaslu Akui Data Sempat Kena Hack, Minta Bantuan BIN

 

Editor : Eny Lestiani

Bagikan:

Pos terkait