TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kukar membuka kegiatan rembuk Stunting Kabupaten Kukar, di Ruang Merak, RSUD AM Parikesit, Rabu (16/11/2022).
Kegiatan ini dihadiri OPD terkait, seperti Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan Kukar, RSUD AM Parikesit dan lainnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman OPD terkait yang menginisiasi pelaksanaan rembuk stunting yang merupakan rangkaian dari kegiatan aksi konvergensi penanganan stunting di Kukar, ” ungkap Sunggono.

“Kalau tahun ini kita sudah 15,09 persen dan semoga target ini tercapai, sehingga angka stunting di Kukar terus turun dengan dukungan semua pihak, ” tuturnya.
Sunggono mengatakan, konvergensi penanganan stunting di Kukar ini merupakan kerja bersama lintas sektoral, dulunya di Dinas Kesehatan tapi sekarang berubah ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kukar, kemudian lokus intervensinya ada di semua OPD yang sudah terpetakan di Kukar.
“Dan Alhamdulillah hasilnya positif terjadi penurunan secara signifikan terhadap angka stunting di Kukar, ” imbuhnya.
Ia menambahkan, dari 8 angka kita sudah melaksanakan angka yang kelima yaitu rembuk stunting, semoga dari kegiatan ini seperti yang sudah saya sampaikan seperti apa evaluasi terhadap capaian kita selama penanganan stunting 3 tahun yang lalu sampai target kita kedepan termasuk sudah kita tetapkan untuk lokus stunting.
“Untuk alokasi penanganan stunting ada, angkanya sekitar Rp 29 Miliar itu belum termasuk dana yang kita alokasi lewat Desa dan juga dari pihak ketiga, ini merupakan dukungan Pemkab Kukar agar penanganan stunting lebih maksimal, ” tandasnya. (Adv)








