Banjir Belum Surut di Lebaho Ulak, Warga RT 02 Terpaksa Mengungsi

Kondisi dapur korban banjir, Desa Lebahoq Ular Kecamatan Muara Kaman, (4/12/25). (Facebook)

TENGGARONG – Puluhan rumah warga di RT 02, Desa Lebaho Ulak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), kembali dikepung banjir sejak 2 Desember 2025 lalu. Hingga Kamis (4/12/2025), air belum juga surut dan membuat aktivitas warga terganggu.

Dari informasi yang diterima, sedikitnya 10 rumah terendam dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat warga harus ekstra hati-hati dan tidak bisa beristirahat dengan tenang.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga, Dara Safira, mengatakan banjir disebabkan oleh luapan sungai dan hujan yang tak henti-henti dalam beberapa hari terakhir. Ia mengaku kesulitan tidur karena air terus bertahan.

“Kami kesulitan tidur pada malam hari karena banjir tidak surut,” ujar Dara melalui pesan Facebook.

Ia juga menyebut pemerintah desa belum datang meninjau lokasi banjir. Akibatnya, beberapa warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu kondisi membaik.

Banjir ini membuat aktivitas sehari-hari lumpuh dan menimbulkan kerugian material bagi warga terdampak. Dara berharap pemdes segera turun tangan untuk memantau situasi dan mencari solusi agar banjir tidak berlarut-larut.

Hingga berita ini diterbitkan, mediaetam.com masih berusaha menghubungi pihak pemdes Lebaho Ulak terkait penanganan banjir di wilayah tersebut.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait