Mediaetam.com, Kukar – Layaknya wanita pada umumnya, Fitria Paputungan (32) senang merawat wajah dan akrab dengan produk kecantikan.
Dari kesukaannya ini, pada 2017, Fitria memulai bisnisnya yang bermula industri rumahan dengan memproduksi losion badan. Bisnis kosmetik ini dibangun karena ia termotivasi dari suami yang selalu mendukungnya, lantaran Fitria dilarang jika bekerja di luar rumah, melainkan menjalankan bisnis saja di rumah.
Sebelumnya, Fitria sempat menempuh pendidikan dibidang ilmu kesehatan, lalu ia tertarik untuk mengikuti kursus khusus bidang kosmetik di Surabaya.
“Dengan mengikuti kursus ini agar saya bisa menciptakan produk kosmetik yang berkualitas, tanpa bahan-bahan keras yang dilarang oleh pihak kesehatan,” kata Fitria Paputungan. Rabu, (8/2/2023)
Setelah memiliki kompeten dan mengantongi izin, tidak hanya kosmetik Fitria juga mulai memproduksi skincare wajah pada 2020. Bisnis skincare itu pun berkembang pesat, bahkan pemasarannya telah mencakup se Indonesia.
Kini, Dermastell nama dari produk tersebut sudah memiliki beberapa pabrik produk skincare, di luar pulau Kalimantan. Dengan berkembang pesatnya bisnis ini, banyak orang yang tidak menyangka bahwa owner skincare Dermastell merupakan warga Kukar.
“Bisnis skincare ini sangat menjanjikan, karena skincare sudah menjadi kebutuhan kita saat ini, tidak hanya perempuan tapi juga sekarang laki-laki banyak yang menggunakan skincare,” ucapnya.
Saat ini Darmastell sudah memiliki 173 reseller yang bergabung. Darmastell juga membuka peluang bisnis ini kepada masyarakat, jika ada masyarakat yang ingin menjadi reseller maka bisa bergabung.
“Tentu ini akan bisa membantu perekonomian masyarakat yang ingin bergabung,” imbuhnya
Darmastell memiliki berbagai jenis skincare wajah, yakni facial wash, toner, serum wajah, cream siang dan cream malam, dengan harga mulai dari Rp 79 ribu – Rp 290 ribu dan seluruh produknya sudah terverifikasi BPOM maupun Hakki. (Indah Hardiyanti)








