Mediaetam.com, Kukar – Hidup berdesakan dalam kondisi over kapasitas, membuat risiko kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong kerap muncul. Maka dari itu, skrining kesehatan jadi penting.
Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Lapas ini melakukan screening TBC, HIV/AIDS dan IMS (infeksi menular seksual) serta PTM (penyakit tidak menular) terhadap warga binaan.
“Kegiatan ini rutin dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya dan di tahun 2023 ini yang pertama,” ucap Kepala Lapas Tenggarong, Agus Dwirijanto saat dikonfirmasi awak media, Rabu (8/2/2023).
Kegiatan ini menargetkan sebanyak 800 orang warga binaan untuk dilakukan screening yang dilaksanakan selama 4 hari sejak Senin (6/2/2023).
Agus Dwirijanto menambahkan bahwa hal ini sebagai wujud nyata dan komitmen seluruh jajarannya dalam memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal.
“Hal ini bukan sekadar pemenuhan hak kesehatan WBP tapi juga kewajiban kami untuk memberikan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Tindak lanjut dari hasil screening tersebut jika ditemukan WBP yang terjangkit penyakit, maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Kami akan melakukan pengawasan, perawatan dan pendampingan selama WBP tersebut menjalani pidana di Lapas,” jelasnya.
Pada kesempatan ini pula, Agus Dwirijanto mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap para pihak dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara atas kerja sama dan sinergitas yang telah terbangun dengan baik selama ini. (Indah Hardiyanti)








