Cegah Stunting, TP PKK Kukar Gelar Aksi Minum Susu dan Makan Telur di HKG ke-53

Cegah Stunting, TP PKK Kukar Gelar Aksi Minum Susu dan Makan Telur di HKG ke-53
Cegah Stunting, TP PKK Kukar Gelar Aksi Minum Susu dan Makan Telur di HKG ke-53

Muara Badak – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang dipusatkan di Kecamatan Muara Badak. Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah aksi minum susu dan makan telur yang digelar oleh TP PKK Kukar bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari langkah nyata mencegah stunting dan meningkatkan gizi anak-anak. Ketua TP PKK Kukar, Maslianawati Edi Damansyah, yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD, hadir langsung menyaksikan gerakan tersebut di Arena Utama HKG, Jumat (30/5).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Maslianawati mengajak para orang tua untuk memberikan perhatian lebih terhadap tumbuh kembang anak. “Aksi minum susu dan makan telur ini adalah bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan siap menyongsong masa depan. Generasi Emas Kukar harus kita siapkan sejak dini,” tegasnya.

Aksi ini diikuti oleh 250 anak yang menerima bantuan susu dan telur. Kehadiran para Ketua TP PKK dari seluruh kecamatan di Kutai Kartanegara turut memberikan dukungan moral terhadap keberlangsungan program ini. Ketua TP PKK Muara Badak, Valeria Arpan, turut menyemangati para peserta dalam kegiatan penuh manfaat tersebut.

Menurut Hesty, Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kukar, program ini sudah berjalan sejak 2023 dan terus berlanjut karena dinilai efektif. “Kandungan protein, kalsium, serta nutrisi penting dalam susu dan telur sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kecerdasan anak. Tahun ini kami akan menjangkau delapan kecamatan,” jelasnya.

Adapun delapan kecamatan yang menjadi target tahun 2025 meliputi Muara Badak, Sanga-Sanga, Muara Jawa, Muara Kaman, Loa Kulu, Muara Wis, Kota Bangun, dan Kota Bangun Darat. Kegiatan ini menyasar siswa sekolah dasar, sebagai bagian dari edukasi Pola Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).

Lebih lanjut, Hesty menyatakan optimismenya terhadap program ini. Ia berharap dengan rutinitas konsumsi susu dan telur, anak-anak Kukar bisa tumbuh sehat dan berdaya saing tinggi. “Kami ingin kebiasaan baik ini menjadi gaya hidup, bukan sekadar program musiman,” ujarnya.

Melalui kolaborasi yang kuat antara TP PKK Kukar dan pemerintah daerah, aksi nyata ini menjadi contoh bagaimana edukasi gizi bisa dilakukan dengan cara menyenangkan, komunikatif, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Terlebih, inisiatif ini sejalan dengan komitmen besar daerah dalam menurunkan angka stunting serta menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

Bagikan:

Pos terkait