Cerita SMP Swasta di Kukar Bersaing di Era Kiwari

SMP IT Nurul Ilmi Tenggarong (Indah/Mediaetam.com)

Mediaetam.com, Kukar – Kurangnya tenaga pendidik di SMP IT Nurul Ilmi Tenggarong, tidak menghambat keberlangsungan pembelajaran di Sekolah.

Wakil Kepala Sekolah SMP IT Nurul Ilmi Tenggarong, Ibrahim Amin mengatakan tenaga pendidik di SMP IT Nurul Ilmi Tenggarong ini masih kurang, namun kita saling mengisi satu sama lain.

“Kalau dibilang kurang ya masih kurang, karena ada beberapa mata pelajaran (mapel) yang harus dihandle. Namun dengan saling menghandle jadi cukup-cukup saja.” ungkap Kepala Sekolah SMP IT Nurul Ilmi Tenggarong, Ibrahim Amin. Rabu, (25/1/2023).

Diketahui, jumlah tenaga pendidik di SMP IT ada 33 orang guru, ditambah dengan staf TU, pustakawan, dan pembantu bendahara menjadi 36 orang.

“Tenaga pendidik di SMP IT itu efektifnya satu jenjang minimal satu. Jadi, jika dihitung secara formal itu untuk beberapa mapel (mata pelajaran) jamnya cukup padat dan banyak. Padahal normalnya itu minimal 60 pendidik, jadi kami kekurangan setengahnya,” sebutnya

Kemudian, jika ada posisi dimana mapel yang kosong pendidiknya, Ibrahim amin mengatakan pihaknya harus segera bertindak cepat, berdiskusi siapa yang bisa membantu untuk menghandle.

“Jadi, guru-guru di sini harus bisa membaca Alquran agar bisa jadi tim untuk menghandle dan mengisi kekosongan,” kata Ibrahim.

Untuk perekrutan tenaga pendidik sendiri, disebut Ibrahim langsung dari Yayasan Nurul Ilmi Kutai Kartanegara. Jadi, pihak sekolah hanya mengusulkan.

“Kita hanya mengusulkan bahwa di sekolah kekurangan, sesuai dengan analisis kebutuhan. Setelah itu dari Yayasan akan proses, nanti akan dibuka lowongan dari situ akan diseleksi,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait