Dari ‘Tepian Tebor’ ke Tepian Indah: Warga Sambut Meriah Aktivitas Baru di Kota Bangun Ulu

Antusias warga Desa Kota Bangun Ulu di Tepian Indah, Desa Kota Bangun Ulu. (DILLA/Media Etam)

TENGGARONG – Sore berganti malam di Tepian Indah Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun. Lampu-lampu di sepanjang kawasan tepi sungai mulai menyala, memantulkan cahaya hangat di permukaan air Mahakam. Suasana yang dulu sepi kini terasa hidup kembali. Warga berdatangan, baik untuk sekadar duduk menikmati angin sungai maupun menyaksikan kegiatan perdana AWUH (Acara Wadah Urang Hulu) yang resmi dibuka pada Sabtu malam, 30 November 2025.

Di antara keramaian itu, ada Erni, warga asli Kota Bangun yang terlihat menikmati perubahan besar kawasan tersebut. Dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya, ia mengenang masa ketika tempat ini masih bernama Tepian Tebor.

Bacaan Lainnya

“Dulu namanya Tepian Tebor. Kenapa Tepian Tebor? Karena di sini pernah ada semacam turapan, tapi tanahnya kurang baik, jadi sedikit demi sedikit longsor dan runtuh.”

“Makanya tempat ini dulu sempat sepi. Setelah dibangun ulang memakai kayu ulin, sekarang mulai hidup dan ramai lagi,” kisahnya.

Baginya, kehadiran Tepian Indah bukan hanya soal infrastruktur baru, tetapi ruang bertemu, bercerita, dan beristirahat yang benar-benar dinantikan warga Desa Kota Bangun Ulu.

Menengok AWUH

Sore menjelang malam, Erni datang karena penasaran dengan kegiatan AWUH yang dicetus Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf), yang untuk pertama kalinya digelar di Tepian Indah dan rencananya akan berlangsung setiap hari Minggu.

“Dengar ada hiburan di sini, saya penasaran. Jadi saya luangkan waktu sekalian duduk, jalan-jalan, sambil kulineran,” tuturnya sambil sesekali melirik panggung hiburan yang mulai ramai.

Ia berharap kegiatan-kegiatan seperti ini terus berlanjut, dan pemerintah tetap hadir mendukung kehidupan sosial warga. “Semoga ke depan ada kegiatan yang lebih baik lagi. Ini yang kami tunggu,” pungkasnya.

Di balik matahari terbenam, cerita Erni hanyalah satu dari banyak suara warga yang menyambut hidupnya kembali ruang publik ini. Tepian Indah kini menjadi tempat berkumpul, bercerita, dan menikmati hidup sebuah ruang yang kembali bernapas bersama warganya.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait