Rekor Win Streak Borneo FC Putus, Lefundes: Kami Bukan Tim yang Sempurna

GEBER LAGI: Usai kekalahan pertama dari Bali United, Borneo FC langsung menjalani latihan untuk persiapan melawan Persib. (BFCS)

Meski kecewa karena mengalami kekalahan di laga kandang terakhir tahun ini. Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes tak gusar karena rekor win streak mereka putus di laga ke-12. Menurutnya, Pesut Etam bukanlah tim yang sempurna hingga tak bisa tersentuh hasil minor.

Laga kandang terakhir Borneo FC Samarinda kontra Bali United pada Minggu sore, 30 November 2025 berakhir dengan kekecewaan bagi publik tuan rumah. Bali United berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Bacaan Lainnya

Serdadu Tridatu hadir sebagai mimpi buruk karena berhasil memutus rekor kemenangan beruntun Pesut Etam, sekaligus memperawani Stadion Segiri musim ini.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-0, lewat gol Kadek Agung pada menit ke-53, usai menyundul bola rebound di dalam kotak penalti Borneo.

Borneo FC Bukan Tim yang Sempurna

Usai laga, Fabio Lefundes mengungkapkan pekerjaannya akhir-akhir ini terasa berat imbas rekor 11 win streak. Akibat rentetan kemenangan yang mengagumkan itu, semua tim lawan memiliki semangat ekstra untuk menjadi tim yang mampu menjungkalkan mereka. Dan bukan hanya soal mentalitas, namun sampai ke ranah teknis yakni taktikal.

“Sayangnya kami tidak bisa memberikan kemenangan kepada suporter di laga kandang terakhir tahun ini.”

“Borneo FC bukan tim sempurna, tidak ada tim yang sempurna. Kami memang telah memenangkan 11 laga secara beruntun. Tapi saat kami menang terlalu banyak, semua tim yang datang ke sini (Samarinda), selalu mengubah cara bermainnya. Tak terkecuali Bali United,” ungkap Fabio usai laga.

Cara bermain yang dimaksud Fabio Lefundes adalah permainan bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Pekan lalu, Madura United berhasil mengacak-acak permainan Pesut Etam yang dikenal solid berkat taktik ultra defensif-nya.

Fabio sebenarnya sudah memprediksi Bali United akan bermain dengan cara yang sama, makanya ia sudah menyiapkan Plan B, jika taktik awal mereka tak mampu menembus pertahanan tim Pulau Dewata.

Perubahan itu terlihat dengan jelas, namun kesabaran pemain Bali menunggu bola dan momentum serangan balik membuat Pesut Etam tak mampu berbuat banyak.

Tak Dapat Momentum Bangkit

Perbedaan besar antara laga kontra Madura United dan Bali United adalah ada dan tidak adanya momentum bangkit. Saat menjamu Madura, Borneo mendapatkan kebangkitannya usai Nadeo berhasil menepis sepakan penalti lawan.

Aksi heroik itu berhasil mengangkat moril Peralta cs, berujung pada permainan dar der dor, dengan gol Douglas Coutinho jelang bubaran membuat tuan rumah merayakan pesta kemenangan.

Sementara saat melawan Bali, momen tersebut tidak hadir. Justru gol Kadek Agung membuat permainan lawan makin beringas. Dengan pertahanan lawan yang mulai longgar, karena Serdadu Tridatu memutuskan bermain terbuka setelah unggul. Tetap saja Pasukan Samarinda gagal mengonversi peluang-peluang emas mereka menjadi gol.

“Sejak awal Bali lebih banyak menunggu. Membuat kami sulit mencetak gol. Dan setelah mereka membuat gol, segalanya menjadi lebih sulit untuk kami.”

“Sebelum mereka mencetak gol, sebenarnya kami memiliki beberapa peluang bagus. Sayangnya tidak menjadi gol. Namun seperti itu lah sepak bola,” ungkapnya.

Ingin Menang saat Lawan Persib

Jika pada 2 laga terakhir, yang merupakan laga kandang Borneo kesulitan melawan tim-tim yang memutuskan bermain bertahan. Ia punya sedikit kelegaan karena laga berikutnya adalah laga tandang.

Di kandang lawan, ia berasumsi bahwa tim tuan rumah akan bermain terbuka, dan itu memungkinkan Borneo untuk bermain sesuai cara mereka.

“Selamat untuk Bali karena berhasil mengeksekusi taktik (bertahan) dengan baik.”

“Dan ini menjadi pelajaran buat kami. Ke depan kami harus memiliki solusi untuk menghadapi tim yang bermain bertahan.”

“Tak ada waktu untuk meratapi kekalahan ini. Sekarang kami harus fokus menatap laga-laga berikutnya. Kami punya beberapa laga tandang selama periode Desember, sehingga kami harus menyiapkan diri dengan baik.”

“Pekan depan kami akan melawan Persib di Bandung. Saya harap ketika bermain tandang, kami bisa bermain seperti biasa dan meraih kemenangan,” pungkasnya. (has)

Bagikan:

Pos terkait