Borneo FC dalam Tekanan Besar Jelang Lawan Malut United; Dikudeta Persib, Kelelahan, hingga Ancaman Tuan Rumah

TERJEPIT: Fabio Lefundes memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan taktik terbaiknya guna memenangkan laga kontra Malut United. (BFCS)

Lawatan ke kandang Malut United menjadi pekerjaan yang sangat berat bagi Borneo FC Samarinda. Ketika performa sedang tidak stabil, kelelahan karena perjalanan panjang, Persib justru mengudeta mereka dari puncak klasemen sebelum pertandingan berlangsung. Ancaman tuan rumah yang sedang hot-hotnya menjadi hal lain yang harus dibereskan Pesut Etam pada laga Minggu sore.

Stadion Gelora Kie Raha yang terletak di Kota Ternate akan menjadi saksi bisu duel tim papan atas, antara Malut United kontra Borneo FC Samarinda. Bentrok panas ini akan berlangsung pada Minggu, 28 Desember 2025, jam 4.30 sore Wita. Di sana, berlangsung pada jam 2.30 siang –duel panas yang sesungguhnya.

Bacaan Lainnya

Tekanan Besar untuk Borneo FC

Setelah melalui 11 laga awal dengan hasil sempurna, Borneo perlahan mulai kepayahan. Sejak kalah 0-1 dari Bali United di kandang sendiri, dua pertandingan berikutnya kontra Persib dan Persebaya, Pesut Etam belum mampu meraih kemenangan lagi.

Harapan untuk kembali ke jalur kemenangan ada pada laga ini. Namun mengalahkan Malut tak akan mudah pada situasi yang dialami oleh Pasukan Samarinda kali ini.

Faktor pertama adalah tidak bugarnya seluruh penggawa inti. Rivaldo misalnya, yang menjadi gelandang bertahan tak tergantikan, sedang mengalami cedera. Beberapa pemain lain terpantau tidak dalam kondisi fisik yang prima.

Hal ini akan mempengaruhi kans Borneo meraih kemenangan, lantaran kedalaman skuad yang tipis –pemain pelapis memiliki perbedaan kualitas yang cukup besar.

Selanjutnya adalah masalah kelelahan. Untuk sampai ke Ternate, Nadeo Winata dkk harus menempuh perjalanan selama 2 hari. Rinciannya, pada 26 Desember mereka melakukan perjalanan Samarinda ke Surabaya. Lantas menginap di Kota Pahlawan, lalu melanjutkan perjalanan ke Ternate pada 27 Desember pagi.

Rute panjang ini terpaksa diambil, karena opsi penerbangan Balikpapan-Malut juga cukup menguras tenaga, karena harus transit di Makassar, yang mana penerbangan ke Ternate dijadwalkan jam 2 dinihari.

Imbas dari perjalanan panjang itu, Borneo sengaja tak melakukan official training di Gelora Kie Raha, sehingga tak sempat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan pertandingan.

Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengaku, ia sengaja tak mengambil sesi uji coba lapangan, karena khawatir pemainnya cedera karena tubuh mereka dalam kondisi kelelahan.

“Lebih pilih pemain istirahat daripada memaksakan official training, lalu pemain tidak bisa maksimal. Kan percuma jadinya.”

“Belum lagi, ada kemungkinan pemain cedera jika kami memaksakan melakukan official training,” jelasnya.

Malut United Sedang On Fire

Tekanan lain bagi Borneo adalah lawannya sedang dalam kondisi sangat baik. Dari 7 laga terakhir, Yakob Sayuri cs berhasil meraih 5 kemenangan dan 2 kali imbang. Mereka  bahkan mampu mengalahkan Persib di kandangnya. Hal ini menunjukkan bahwa tuan rumah akan bermain ekstra untuk memperpanjang capaian unbeaten-nya di hadapan ribuan suporternya sendiri.

Dengan skuad yang lebih mewah dari Borneo, dan mentalitas yang sedang berapi-api. Malut berpotensi memperpanjang rekor tidak pernah menang untuk tamunya.

Dikudeta Persib

Sehari sebelum pertandingan, tepatnya pada Sabtu sore, Persib berhasil mengalahkan PSM di kandangnya dengan susah payah. Pertandingan berakhir dengan skor 1-0. Namun itu sudah cukup untuk menurunkan Borneo dari singgasana klasemen sementara.

Kini Persib dan Borneo sama-sama memiliki 34 poin dari 15 dan 14 kali bertanding. Persib berhak menempati posisi teratas karena unggul head to head dari Borneo.

Kondisi ini jelang menambah tekanan bagi tim besutan Fabio Lefundes. Karena jika sekali lagi tersungkur, selain gagal menggusur Persib, mereka juga akan semakin sulit untuk bersaing di jalur juara.

Upaya Balikkan Situasi

Meski sedang dalam tekanan ekstra, baik secara internal maupun eksternal. Fabio Lefundes menegaskan bahwa timnya mengincar kemenangan di laga melawan Malut.

“Persiapan kami tidak panjang, namun efektif. Pemain dalam kondisi siap untuk memenangkan laga ini.”

“Kami tahu Malut adalah tim kuat, tapi kami tetap menargetkan 3 poin di sini,” tegasnya.

Pekan lalu, Borneo punya kans menang di kandang Persebaya, sebab tim lawan sedang dalam kondisi sangat pincang. Tapi keunggulan di atas kertas tidak tercerminkan di lapangan. Bajul Ijo mampu mendominasi permainan dan memaksakan hasil imbang.

Dan kini, di atas kertas Malut lebih unggul, kans menang lebih besar. mampukan Borneo mengubah tekanan besar dan kesempitan ini menjadi momentum kebangkitan?

Redaksi Media Etam

Bagikan:

Pos terkait