Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam mendukung program penanganan stunting dan keluarga berencana (KB). Salah satu langkah terbaru adalah rencana pengadaan laptop untuk posyandu dan Pembantu Penyuluh Keluarga Berencana Desa dan Kelurahan (PPKBD).
Arianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sekaligus Plt. DP2KB Kukar, mengatakan, penggunaan perangkat ini bertujuan mendukung efisiensi pencatatan dan pemantauan data terkait stunting dan KB.
“Laptop akan mempermudah pengolahan data, mulai dari tumbuh kembang anak hingga data keluarga berencana, seperti calon pengantin, remaja, pasangan usia subur, dan pengguna alat kontrasepsi,” ujarnya, Jumat (13/12).
Saat ini, Kukar telah memanfaatkan aplikasi digital untuk memonitor stunting. Aplikasi tersebut memungkinkan proses penimbangan dan pengukuran di posyandu terpantau secara lebih efektif. Namun, Arianto menilai laptop dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi lebih jauh dibandingkan dengan perangkat Android yang telah digunakan sebelumnya.
“Inisiatif ini kami harapkan dapat mempercepat pengolahan data serta memperkuat koordinasi dalam program penanganan stunting dan KB,” jelasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk mengoptimalkan teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting. (Nur Fadilla Indah/Mediaetam.com)








