Dukung Petani Milenial, Dinas Pertanian Kukar Dorong Pengembangan Hortikultura Modern

Petani milenial, syahrian (DILLA)
Petani milenial, syahrian (DILLA)

TENGGARONG – Kepala Dinas Pertanian Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Taufik, menyampaikan pentingnya pengembangan sektor hortikultura modern sebagai peluang menjanjikan bagi petani muda, khususnya generasi milenial. Hal tersebut diungkapkan saat mendampingi Bupati dalam agenda pertanian baru-baru ini.

“Usaha hortikultura ini sangat menarik, terutama sayur-sayuran yang tidak berkaitan langsung dengan lahan becek. Kami melihat semakin banyak petani muda mulai tertarik menekuni bidang ini,” ujarnya.

Program Kukar Idaman turut menargetkan tumbuhnya petani milenial. Dalam tiga tahun terakhir, tercatat lebih dari 500 petani muda telah terlibat dalam sektor pertanian di Kukar, meskipun belum seluruhnya memenuhi kriteria petani milenial.

“Petani milenial itu bukan hanya dilihat dari usia 19 sampai 39 tahun, tapi juga dari penggunaan teknologi informasi dan digital dalam proses pertaniannya. Saat ini baru sebagian yang sudah menerapkannya,” jelasnya.

Untuk mendorong pertanian modern, Dinas Pertanian Kukar juga memfasilitasi pola bertani berbasis lahan terbatas, seperti hidroponik, greenhouse, dan sistem irigasi modern.

“Kami ingin mendorong pertanian yang tidak lagi identik dengan lumpur dan becek. Sekarang sudah banyak metode bertani modern yang bisa diterapkan di lahan sempit,” tambahnya.

Dalam hal pembinaan, Dirinya menegaskan pendekatan dilakukan melalui kelompok tani, bukan individu. Karena itu, petani muda diarahkan untuk bergabung dalam kelompok agar proses pembinaan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kita terus mendorong semangat petani muda, terutama dalam sektor hortikultura modern ini. Kami percaya dengan pendekatan yang tepat, petani muda bisa menjadi ujung tombak pertanian masa depan Kukar,” pungkasnya. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait