Percobaan Pembakaran Rumah Gemparkan Warga Desa Muara Kaman Ilir

Tempat sumber awal muncul api (Facebook Ratna Dewi)
Tempat sumber awal muncul api (Facebook Ratna Dewi)

Muara Kaman – Masyarakat Kukar kembali resah. Pasalnya, kembali terjadi percobaan pembakaran rumah di Desa Muara Kaman Ilir, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut pantauan Mediaetam.com melalui Facebook Ratna Wati, dirinya membagikan unggahan foto yang menunjukkan foto yang memperlihatkan depan rumah yang sedikit terbakar gosong.

“Heboh, kebakaran di RT 4 dan RT 5,”tuturnya dalam postingan di Facebook (12/6/25).

Peristiwa ini terlihat sekitar pukul 02.00 WITA. Namun, sebelum meluasnya api di teras rumah kayu, pihak warga setempat yang melihat dan mendengar suara cepat dipadamkan sebelum melebar.

Mereka berharap pelaku segera tertangkap dan motif bisa terungkap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Sebelumnya, kejadian percobaan pembakaran sebelumnya sempat terjadi di Kota Bangun, di mana dua toko sembako hangus terbakar. Akan tetapi, berkat rekaman CCTV para pelaku berhasil ditangkap setelah beberapa hari kejadian.

“Semoga pelaku sadar dan tidak terjadi lagi hal ini,” sambungnya.

Kejadian ini bukan hal baru di Kukar. Tahun lalu, kebakaran hebat terjadi dan menewaskan seorang pemuda. Hanya karena tak suka lihat rumah kosong. Dalam konferensi pers Polres Kutai Kartanegara (Kukar) pada Oktober 2024, RC (24) ditangkap karena diduga membakar setidaknya 5 tempat.

Kasatreskrim Polres Kukar, AKP Jodi Rahman saat itu menjelaskan kronologi terungkap pelaku. Yakni percobaan pembakaran rumah di Jalan Ulu Kedang Pahu, pada Rabu (9/10/2024) malam sekitar pukul 19.30 WITA.

Tersangka pembakaran, RC mengaku tidak suka melihat rumah kosong dan gelap, yang menjadi motif pembakaran. Ia bermaksud memberi peringatan kepada pemilik rumah agar menyalakan lampu dan mengisi rumah tersebut. Dalam aksinya, tersangka menggunakan korek api dan bahan-bahan yang mudah terbakar.

“Tersangka melakukan pembakaran dengan menyusun bahan-bahan mudah terbakar di lantai rumah dan menyalakannya menggunakan korek api,” ungkap AKP Jordi Rahman.

Ini bukan yang kali pertama, pelaku sudah berulang kali melakukan aksinya. Yakni tiga titik di Jalan Gunung Belah Gang Kita Jua dengan membakar sofa rumah pada tanggal 29 Agustus 2024, membakar bola lampu milik salah satu warga pada 1 September.

Pun melakukan pembakaran hingga sebabkan kebakaran hebat yang menewaskan satu remaja pada 5 September 2024 lalu. Korban jiwa dalam peristiwa ini adalah Davi Nur Hidayat (18), yang meninggal dunia akibat kebakaran tersebut. Selain itu, 21 rumah habis terbakar, dan 3 rumah lainnya mengalami kerusakan.

Tidak berhenti disana, ia kembali beraksi dengan membakar spion mobil Daihatsu Xenia di Jalan Gunung Belah Gang Beringin 2. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait