Jasad Nelayan Muara Jawa yang Tersambar Petir Ditemukan 1,3 Km dari Lokasi Kejadian

Evakuasi mayat nelayan yang ditemukan relawan, Selasa (3/3/26). (Doc.BPBD Kukar)

MUARA JAWA – Setelah dua hari proses pencarian di tengah ancaman arus deras dan binatang buas, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Udi (36), nelayan yang tenggelam di perairan Sungai Tamapole, Kelurahan Tamapole, Kecamatan Muara Jawa. Udi yang juga merupakan nelayan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (3/3/2026) pagi.

Koordinator Lapangan (Korlab) BPBD Kukar, Eko Suryawinata, mengonfirmasi bahwa jasad nelayan ditemukan cukup jauh dari titik awal dilaporkan hilang.

Bacaan Lainnya

Operasi SAR hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan memperluas area penyisiran hingga 5,41 mil laut persegi. Fokus pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 09.55 Wita.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban sejauh kurang lebih 1,3 kilometer dari lokasi kejadian (LKP). Kondisi nelayan saat ditemukan sudah meninggal dunia,” ungkap Eko, Selasa (3/3/2026).

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi menuju posko dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Risiko Pencarian

Proses pencarian ini bukan tanpa tantangan. Eko menjelaskan tim di lapangan harus berhadapan dengan kondisi alam yang berisiko tinggi selama menyisir perairan Sungai Mahakam.

“Faktor penghambat utama dalam pencarian ini adalah arus sungai yang sangat deras serta adanya ancaman binatang buas (buaya) di sekitar lokasi penyisiran,” tambahnya.

Dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 11.07 Wita. Seluruh unsur SAR yang terlibat, mulai dari BPBD Kukar hingga dukungan Tim SAR Balikpapan dan Samarinda, secara resmi ditarik dan dikembalikan ke satuan masing-masing.

Diberitakan sebelumnya, Udi dilaporkan tenggelam pada Minggu (1/3/2026) sore saat mengemudikan perahu seorang diri. Nahas, perahu yang ia tumpangi diduga tersambar petir di tengah cuaca hujan deras, menyebabkan kapal dan nelayan tenggelam ke dasar sungai.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait