Mediaetam.com, Tenggarong – Dalam Debat Publik Pendalaman Visi Misi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar, satu-satunya pasangan di Kukar berusaha menunjukkan tajinya. Tanpa lawan, pasangan Edi-Rendi memaparkan filosofi pembangunan yang mereka unggulkan.
Acara ini, diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Kutai Kartanegara (KPU Kukar), pada Rabu, (4/11/2020) Pukul 20.00 Wita di Ballroom Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Kukar.
Calon Bupati Kutai Kartanegara dan Calon Wakil Bupati, Edi Damansyah dan Rendi Solihin memaparkan terkait filosofi pembangunan Kukar.
“Filosofi pembangunan Kutai Kartanegara tahun 2021-2026 kami tetapkan Kutai Kartanegara Idaman,” ucapnya.
Dia memaparkan Idaman secara etimologi berarti yang diharapkan, yang didambakan, yang dicita-citakan. Sedangkan dalam pendekatan trimologi dan akronim adalah inovatif, daya saing dan mandiri.

Kukar Idaman adalah gerakan yang mengoptimalkan seluruh potensi daerah dengan mendorong kreativitas dan inovasi seluruh pelaku pembangunan dan menciptakan daya saing dan mandiri. Kemandirian ini didasari atas semangat kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah kabupaten, dunia usaha, akademisi dan masyarakat.
“Ini untuk mewujudkan Kukar lebih baik ke depan,” sambungnya.
Dia menambahkan, ada beberapa cita Kutai Kartanegara Idaman. Perinciannya antara lain meningkatkan sarana dan prasarana dan kegiatan keagamaan dalam memperkuat sumber daya manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, tersedianya infrastruktur dasar yang memadai di seluruh wilayah Kabupaten Kukar.
“Ini berkaitan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” sambung dia.
Lalu Edi melanjutkan, pelayanan publik yang responsif, mudah, transparan dan akuntabel dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi informasi di setiap jenis layanan yang menjangkau seluruh wilayah Kukar.
Juga, pembangunan desa, kelurahan, dengan mengedepankan keterpaduan potensi wilayah dengan mendorong terbentuknya koperasi dan badan usaha miliki desa yang hidup dan menghidupi masyarakat dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.
Tak lupa, pengelolaan pertanian yang produktif, modern, berpihak pada petani yang berbasis kawasan serta integrasi kepengelolaan keparawisataan daerah yang kompetitif dengan optimal dengan mengoptimalkan keindahan lahan, melestarikan ragam budaya, nilai-nilai sejarah serta ekonomi kreatif
Tak ketinggalan soal ketaatan dan kepedulian pelaku pembangunan terhadap tata ruang wilayah dan kualitas lingkungan hidup.
“Dalam pencapaian cita Kukar idaman kami menetapkan visi misi pembangunan 2021 2026,” tegasnya.
Dia menambahkan, visi mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan bahagia.
“Batasan pengertian sejahtera, kondisi masyarakat Kukar yang mudah mengakses hak hak dasar , seperti pendidikan, kesehatan, pangan, dan sumber daya ekonomi secara adil dan berkesinambungan,” jelas Edi.
Dia pun menambahkan batasan pengertian bahagia, kondisi masyarakat Kukar yang harmonis , hidup dengan penuh ketentraman diselimuti rasa kebersamaan kepedulian, gotong royong berlandaskan iman dan ketakwaan terhadap Tuhan yang maha esa.
Di akhir sesi pertama, mereka memaparkan misi, pertama memantapkan birokrasi yang bersih efektif dan efisien dan melayani, meningkatkan pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya, memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian dan parawisata dan ekonomi kreatif, meningkatkan layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah, meningkat pengelola sumber daya alam yang berwawasan lingkungan
Dalam mencapai visi misi tersebut tercetus beberapa program yaitu, digitalisasi pelayanan publik, program aparatur negara bahagia, Kukar Bebaya.
Selain itu, program 1000 guru sarjana, Kukar berkah, beasiswa Kukar idaman, Kukar siap kerja, Kukar berdaya, Etam mengaji dan kesejahteraan sosial, juga ditambahkan. (Akbar)
Editor: Maulana








