Marak Pencurian Kabel hingga Knalpot di Tenggarong, Polisi Endus Keterkaitan dengan Narkoba dan Judi Online

Beberapa aksi pencurian terekam kamera CCTV. (IST)

TENGGARONG – Tren kriminalitas di wilayah hukum Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami pergeseran yang meresahkan dalam beberapa pekan terakhir. Jika sebelumnya pencurian helm mendominasi, kini para pelaku mulai menyasar komponen yang lebih spesifik seperti kabel listrik di fasilitas publik hingga knalpot mobil milik warga.

Aksi terbaru terekam pada hari ini, Rabu (4/2/2026), di mana seorang oknum pemulung diduga mencuri kabel listrik di kawasan Taman Kota Raja. Sebelumnya, pada Senin (2/2/26), warga Kelurahan Bukit Biru dikagetkan dengan hilangnya knalpot mobil, sementara di Kecamatan Sebulu, aksi pembobolan rumah warga juga sempat terekam kamera CCTV.

Bacaan Lainnya

Menyikapi fenomena ini, Kapolsek Tenggarong melalui Kanit Reskrim Iptu Makmur Jaya menegaskan bahwa pihaknya tengah mempersempit ruang gerak para pelaku dengan memantau jalur penampungan barang curian.

“Kami sudah berkoordinasi dengan para pembeli tembaga dan pengepul besi tua, baik yang ada di Tenggarong maupun di Samarinda. Jalur-jalur penjualan ini terus kami monitor,” ujar Iptu Makmur Jaya, Rabu (4/2/2026).

Bukan untuk Kebutuhan Primer

Iptu Makmur tidak menampik motif utama para pelaku adalah desakan kebutuhan uang. Namun, ia menyoroti m uang hasil curian tersebut seringkali digunakan untuk hal-hal negatif yang bersifat adiktif.

“Jelas faktor ekonomi, tapi biasanya ada hal negatif di baliknya yang membutuhkan uang cepat, seperti untuk minum-minuman keras, narkoba, hingga judi online (judol). Ada kebutuhan mendesak dari sisi negatif itu yang memicu mereka nekat mencuri,” bebernya.

Terkait pengamanan di pintu masuk wilayah dan koordinasi antar-kecamatan, Iptu Makmur memastikan komunikasi antar-kepolisian di Kukar tetap solid guna memantau pergerakan para pelaku yang kerap berpindah tempat.

“Koordinasi ke wilayah hulu maupun pesisir sudah berjalan. Kami memiliki grup komunikasi khusus untuk saling bertukar informasi dan memburu para pelaku,” pungkasnya.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait