Masih Ada Hambatan, Susun Strategi Kembangkan Pertanian Kukar

Ilustasi pertanian
Ilustasi pertanian

TENGGARONG – Untuk mengembangkan pertanian, sejumlah masalah harus segera dicari solusinya. Bupati Kukar Edi Damansyah menyebutkan permasalahan pokok pembangunan kawasan pertanian yakni pemahaman terhadap pengelolaan pertanian berbasis kawasan masih beragam. Sistem kelembagaan kawasan pertanian belum terbangun secara solid dan produktif, perencanaan pembangunan berbasis kawasan masih bersifat parsial.

Sedangkan, tujuan pembangunan berbasis kawasan di Kukar yakni menjaga konsistensi pembangunan pertanian berbasis potensi wilayah. Meningkatkan nilai tambah pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani secara bertahap, efisiensi dan efektifitas pembiayaan pembangunan daerah dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Sebagai pendorong pembangunan ekonomi wilayah secara gradual.

“Saya juga minta OPD terkait segera melakukan, kajian awal terkait dengan data, potensi dan permasalahan dalam mendukung proses penyusunan perencanaan kawasan terintegrasi, serta mengidentifikasi dan menyelaraskan program dan kegiatan tahun 2023 dan 2024 untuk pembangunan kawasan pada lokasi yang menjadi pilot project,” jelas Edi.

Strategi pembangunan kawasan telah ditetapkan 5 (lima) kawasan strategis komoditi padi yakni meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pertanian di dalam kawasan. Seperti jalan usaha tani dan tata kelola. Meningkatkan kapasitas SDM petani, melalui pendampingan dan penyediaan alat produksi pertanian, meningkatkan peran pemerintah desa secara aktif bagi peningkatan produktivitas perekonomian lokal dan memperkuat kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, masyarakat dan pemerintah.

“Saya meminta pemerintah desa dapat mendukung segala proses penyusunan perencanaan pembangunan pertanian berbasis kawasan terintegrasi secara aktif, identifikasi aset potensial untuk mendukung pengembangan kawasan, menjaga komitmen pembangunan ekonomi desa melalui APBDes yang diiringi dengan pengembangan BUMDes dan pengembangan SDM aparatur desa dalam mendukung pembangunan pertanian secara terintegrasi,” pungkasnya. (Advertorial)

 

Bagikan:

Pos terkait