Menerbangkan Diri di Langit Desa Sekerat

Olahaga dirgantara yang ada di Desa Sekerat. (Foto istimewa)
Olahaga dirgantara yang ada di Desa Sekerat. (Foto istimewa)

SEBUAH desa yang berada di tepi Selat Makassar, menyimpan keindahan luar biasa. Desa yang masuk di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur ini menyimpan keindahan yang tak hanya jadi sarana pelepas penat. Tetapi juga berpotensi untuk menjadi wisata olahraga.

Namanya adalah Desa Sekerat. Banyak yang mengagumi desa ini karena keindahan pantai dan mata air sekerat yang kesohor. Namun, belakangan desa ini ternyata punya dua potensi lain.

Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Nurullah mengatakan, desa ini potensil untuk venue spot paralayang dan paramotor. Dua olahraga yang tak bisa dilakukan di tempat sembarangan. Namun, olahraga ini, juga bisa jadi sarana rekreasi.

Dia memaparkan, olahraga paralayang bisa dilakukan di karst sekerat. Bentang alam perbukitan kapur, yang menghadap pesisir yang kaya akan angin bisa jadi opsi pas untuk olahraga ini.

Untuk diketahui, paralayang adalah olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain atau parasut, dimana tempat lepas landasnya sendiri berada di bukit dan akan mendarat dengan menggunakan tumpuan kaki. Sedangkan, paramotor bisa di lakukan di pantai sekerat.

Paramotor sebenarnya terlihat sama dengan paralayang sama-sama menggunakan parasut sebagai media untuk terbang. Cuma bedanya, paramotor menggunakan sebuah mesin khusus untuk bisa terbang dan berakselerasi. Karena menggunakan mesin, paramotor tidak harus di atas lereng gunung atau bukit saja. Selama ada jarak untuk lepas landas, paramotor bisa penikmatnya mainkan.

“Itu akan kita maksimalkan. Akan kita push. Akan kita persiapkan dulu SDM nya,” imbuh Nurullah.

Maka dari itu, selama satu bulan dari 23 Oktober – 23 November tahun 2023, Dispar Kutim mengadakan diklat pilot olahraga paralayang dan paramotor di Desa Sekerat. Ada 10 peserta yang mengikuti pelatihan ini. Peserta berasal dari Pokdarwis Desa Sekerat dan Kodim 0909 KTM serta pemandu wisata alam di kutai Timur

Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur Berkolaborasi dengan Sekolah Trisula Club Malang. Untuk mengadakan pelatihan bagi 10 orang pemandu wisata alam menggunakan paralayang dan Paramotor di Pantai Sekerat. (Offy/Mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait