TENGGARONG – Upaya pencarian terhadap seorang warga RT 15 Desa Muara Kaman Ulu yang dilaporkan hilang akhirnya membuahkan hasil manis. Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (12/1/2026) siang, setelah sempat menghilang selama lebih dari 24 jam saat pergi mencari ikan.
Tim Pos Damkar Sektor Muara Kaman bersama unsur relawan dan keluarga mulai melakukan pencarian intensif sejak pukul 11.00 Wita setelah menerima laporan resmi dari pihak keluarga.
Peristiwa bermula pada Minggu (11/1/26) sekitar pukul 06.00 pagi. Korban diketahui berangkat menuju area perairan untuk memasang tamba (alat perangkap ikan lele). Namun, hingga malam hari korban tak kunjung pulang ke rumah.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri pada malam harinya, namun karena terkendala jarak pandang dan luasnya area perairan, pencarian tidak membuahkan hasil hingga akhirnya mereka meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran setempat.
“Keluarganya sudah mencari tadi malam tapi nihil, makanya pagi tadi mereka melapor ke Damkar untuk meminta bantuan pencarian,” ujar anggota Redkar Muara Kaman, Muhammad Riski, Senin (12/1/2026).
Kondisi Korban
Setelah melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan di sebuah rumah apung milik warga di Desa Tunjungan. Kondisi korban saat ditemukan tampak lemas karena kelelahan dan kelaparan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban ternyata mengalami kendala teknis pada mesin perahunya saat berada di tengah perairan. Dalam kondisi mesin mati, korban terpaksa mendayung perahunya dari area tengah padang menuju pemukiman terdekat untuk mencari pertolongan.
“Korban mendayung mencari pertolongan dari tengah padang sampai ke Desa Tunjungan. Proses mendayung itu memakan waktu 24 jam tanpa makan sama sekali. Siang ini sudah ditemukan dalam kondisi selamat namun sedikit lemah,” tambah Muhammad Riski.
Segera setelah ditemukan, tim gabungan yang terdiri dari personel Damkar, Kasi Trantib, BPD, dan warga sekitar langsung mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif guna memulihkan kondisinya.
Petugas mengimbau kepada warga yang beraktivitas di perairan agar selalu memeriksa kelayakan mesin perahu dan membawa perlengkapan keselamatan serta logistik yang cukup sebagai langkah antisipasi.
Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








