MUARA WIS – Kepanikan luar biasa melanda warga Desa Muara Wis, khususnya di wilayah RT 01, setelah api berkobar hebat melahap pemukiman padat penduduk pada Selasa (10/2/2026) sore sekitar pukul 15.30 Wita.
Karena mayoritas bangunan di kawasan tersebut merupakan rumah kayu yang berdiri di atas jembatan kayu (jerambah), api dengan cepat merambat dan membesar. Dalam rekaman video amatir milik warga bernama Ina, terdengar suara kepanikan warga yang saling mengingatkan untuk menyelamatkan barang berharga.
“Keluarkan semua barang, terutama surat-surat yang penting saja dahulu!” teriak Ina dalam rekamannya saat mencoba mengimbau warga di tengah situasi mencekam.
Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kabupaten Kutai Kartanegara langsung mengerahkan personel menuju lokasi. Namun, karena akses dan letak geografis, bantuan dikerahkan dari posko-posko terdekat.
Seksi Kebakaran dan Investigasi Disdamkar Matan Kukar, Mukhsin, mengonfirmasi bahwa saat ini tim gabungan masih berupaya keras memutus rantai api agar tidak merembet ke blok lainnya.
“Personel saat ini masih di TKP melakukan pemadaman. Selain tim dari Muara Muntai, tim dari Posko Kota Bangun dan Muara Wis juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman di sana,” jelas Mukhsin saat dihubungi mediaetam.
Hingga berita ini diturunkan, relawan bersama masyarakat setempat masih bahu-membahu menyedot air dari sungai menggunakan mesin pompa alkon untuk melawan si jago merah.
Kondisi bangunan yang didominasi kayu kering serta angin yang berhembus kencang di pinggir sungai menjadi kendala utama proses pemadaman. Belum diketahui pasti berapa jumlah rumah yang hangus terbakar serta penyebab awal munculnya api.
Pihak berwenang masih fokus pada upaya lokalisir api agar kebakaran tidak meluas ke area lain yang saling terhubung oleh jembatan kayu tersebut.
Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








