Tenggarong – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar menyelenggarakan kegiatan Pemuda Kreatif Ekonomi Maju (Pakem) Expo Kutai Kartanegara 2021, Jumat malam.
Sebelumnya, hampir dua tahun penyebaran Covid-19 melanda di Kutai Kartanegara (Kukar), kegiatan yang mengumpulkan banyak orang ditiadakan sementara waktu. Namun dengan melandainya kasus Covid-19 dan sudah level II di Kukar. Berbagai aktivitas kegiatan masyarakat bisa dilaksanakan tapi tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Pakem Expo kemudian dilatar belakangi setelah mendengar keluhan pelaku UMKM yang penghasilannya menurun selama PPKM level 4 diberlakukan beberapa bulan terakhir ini.
Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari mulai dari tanggal 5-14 November 2021, dibuka oleh Plt Asisten II Setkab Kukar di area parkir Gedung Putri Karang Melenu (PKM) pada Jumat (5/11/2021) malam tadi.
Dalam sambutan tertulis Bupati Kukar Edi Damansyah yang dibacakan Wiyono mengatakan, kegiatan merupakan perdana pada kepengurusan KNPI Kukar yang baru periode 2021-2024. Bahkan kepengurusan ini hingga kini belum dilantik namun mampu melaksanakan kegiatan sebesar ini. Artinya menunjukan itikad luar biasa yang ditunjukan pengurus DPD KPNI Kukar terhadap pemuda di bidang kewirausahaan.
“Ini bagian bentuk wujud nyata kolaborasi dan sinergi untuk kebangkitan bersama masyarakat dan antara organisasi kepemudaan dengan Pemkab Kukar,” kata Wiyono dalam sambutannya.
Dibawah kepemimpinan Bupati dan Wabup Kukar Edi Damansyah-Rendi Solihin telah berkomitmen dan akan menjalankan sesuai visi dan misi Kukar Idaman. Yakni mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia.
Ada lima didikasi yang menyentuh langsung kepada pelaku umkm. Yaitu program kukar siap kerja, program kukar kaya festival, program usaha kecil idaman, program kukar kreatif idaman dan program dunia usaha ramah lingkungan. Pihaknya berharap pemuda dan masyarakat ikuti dan meriahkan kegiatan ini.
“Gelar seluruh hasil produksi usaha yang dimiliki agar ini bisa membantu dan mengenalkan kembali kepada masyarakat akan produk yang dimiliki,” pungkasnya. (Advertorial)








