Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun baru saja menyampaikan Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Samarinda Tahun 2022. Kepada DPRD Kota Samarinda diterangkan bahwa tahun ini nilai APBD meningkat, salah satunya yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda sebesar Rp 747 miliar.
Atas hal ini DPRD Samarinda juga telah membentuk panitia khusus (pansu) LKPJ untuk menindaklanjuti hasil penggunaan APBD Kota Samarinda tahun lalu. Salah satunya yang menjadi dari pansus LKPJ adalah Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani.
Namun untuk saat ini dirinya masih akan menelaah lebih dalam terhadap LKPJ wali kota itu. Sebab berdasarkan tingkat penyerapan anggarannya juga masih dianggap ada keganjilan.
“Karena penyerapannya lebih dari seratus persen, kamiakan meneliti lagi apakah benar-benar sudah tepat sasaran kepada masyarakat, apalagi daya serap lebih dari seratus persen itu kan ada perencaannya yang tidak sesuai, ujar Angkasa, Jumat (14/4/2023).
Lantaran pansus LKPJ baru dibentuk, sehingga dirinya meminta waktu lagi untuk segera menjalankan tugasnya. Namun Politikus PDIP ini memastikan untuk langkah awal, dirinya akan membedah kembali perencanaan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Karena dari pencapaian PAD memang ada peningkatan, tapi pencapaiannya memang harus diperhatikan lagi, nyatanya dari sisi perencanaan masih ada hal yang perlu dikritisi,” terangnya.
Sehingga ia pun meminta waktu dalam hitungan minggu ini, untuk segera menelusuri dan menyesuaikan dengan pencapainnya di masyarakat. Sebab pihaknya perlu memastikan beberapa kebutuhan masyarakat terpenuhi, tak sekadar laporan pencapaiannya saja yang tinggi.
“Sebenarnya kalau tidak sampai atau benar-benar seratus persen kita maklumi, makanya kami kupas lagi sudah sejauh mana pencapaian mereka. Nanti akan kami lihat apakah pencapaian dari masing-masing instansi itu juga seratus persen atau bahkan lebih dan ini wajar kita kritisi untuk menjadi masukan kepada pemerintah,” demikian jelas Angkasa. (ADV/DPRD Samarinda)







