Persiapkan Rencana Kerja Tahun Depan, Kepala OPD di Kukar Dirotasi

Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Kukar. (Indah, Mediaetam.com)
Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Kukar. (Indah, Mediaetam.com)

Mediaetam.com, Kukar – Bupati Kukar Edi Damansyah merotasi beberapa kepala OPD, Senin (17/7). Edi melantik Maman Setiawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menjadi Kepala Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA). Kedua, Sutikno sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP).  Ketiga Alfian Noor sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) jadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Keempat ada Setianto Nugroho Aji Kepala sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, menjadi Kepala Pelaksana Badan Perencanaan Daerah (BPBD). Kelima ada Muhammad Taufik sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perkebunan menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan. Keenam ada Bambang Arwanto sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Bacaan Lainnya

Fida Hurasani Kepala Pelaksana Badan Perencanaan Daerah (BPBD) menjadi Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan. Terakhir, Wisnu Wardhana sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dimutasi ke Jabatan Pelaksana Analis Pembangunan Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Pelantikan ini mendasari dari penyegaran pejabat tinggi yang 5 tahun ke atas, yang mana harus dievaluasi kinerjanya. Supaya percepatan kinerja 2023 yang sudah berjalan ini lebih baik, juga mempersiapkan penyusunan rencana kerja 2024,” ungkap Bupati Kukar, Edi Damansyah. Senin, (17/7/2023).

Selain itu, juga mempersiapkan penganggaran perubahan yang memang memerlukan penyegaran. Tujuannya, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memang rendah kinerjanya harus ada perbaikan.

Menurut Edi, permasalahan yang muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan saat ini, tidak akan mungkin diselesaikan jika bekerja dengan ritme yang lambat. Para pejabat yang baru menempati posisi baru pun diharap bisa menjawab sekaligus menjadi solusi menyelesaikan berbagai kendala yang belum terselesaikan.

“Hal ini sebagai salah satu upaya kami bagaimana manajemen aparatur negara di Kukar itu betul-betul komitmen dan tidak bermain pada kepentingan khusus. Tetapi kaidah normanya juga tetap dilalui dengan baik,” tuturnya.

Edi berharap seluruh pejabat tinggi OPD yang baru dilantik ini, bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya. Karena dalam satu bulan sekali OPD melakukan rapat koordinasi evaluasi kinerja untuk setiap OPD-OPD.

“Dalam rapat koordinasi evaluasi itu kelihatan mana kepala OPD yang betul-betul bekerja sungguh-sungguh dan mana yang bekerjanya biasa-biasa saja. Entah mungkin memang punya kelemahan di sisi manajerial dan kepemimpinan, kan semuanya bisa dilihat dari hasil assessment dan uji kompetensi, itu semua kan bisa dibaca,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait