Pj Gubernur Kaltim : Program Harus Sertakan Outcome dan Impact

Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik
Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik (kompas.id)

Kalimantan Timur – Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengungkapkan harapannya agar program-program yang dilaksanakan tidak hanya berhenti pada tataran output atau input, melainkan juga harus memberikan outcome dan impact yang nyata bagi masyarakat.

“Kedepan, program-program yang dilaksanakan harus ada outcome dan impactnya,” kata Akmal Malik saat acara serah terima 21 mahasiswa Kaltim yang telah menyelesaikan Pendidikan Kader Ulama (PKU) di Unida Gontor di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Senin (27/11/2023).

Bacaan Lainnya

Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri itu, 21 mahasiswa Kaltim yang telah mengikuti program PKU di Uniba Gontor melalui Program Beasiswa Kaltim Tuntas merupakan bagian dari output. Namun, Akmal Malik menekankan pentingnya melihat outcome dari program tersebut, yaitu dampak yang dihasilkan terhadap masyarakat.

“Bagaimana outcomenya terhadap masyarakat. Untuk melihat hasil dan mengetahuinya, itu harus dinilai dan dikawal,” tambahnya.

Akmal Malik memberikan contoh mengenai pentingnya evaluasi terhadap program-program, terutama dalam konteks pemilihan kepala desa. Ia menyatakan bahwa seringkali setelah kepala desa terpilih, tidak ada pemantauan terhadap realisasi program yang dijanjikan atau dampak yang dirasakan oleh masyarakat.

“Padahal kita memilih itu adalah amanah, seperti sekarang ini, kita memilih mahasiswa Kaltim untuk mengikuti program PKU, dan setelah selesai kita harus kawal dan jangan dibiarkan kader ulama itu sendiri dilapangan. Harus dipantau dan diawasi, persoalan apa saja yang mereka dihadapi dilapangan,” tegasnya.

Selain pemantauan terhadap kader ulama yang akan bertugas, Akmal Malik juga mendorong dilakukannya evaluasi setiap tahun untuk melakukan perbaikan dari waktu ke waktu.

“Kami mengajak MUI, juga ormas Islam agar jangan kita lepas kader-kader ulama begitu saja di lapangan, tetapi dikawal terus,” harapnya. (Amin/Advertorial/Diskominfo Kaltim)

Bagikan:

Pos terkait