PMI Kukar Salurkan Ribuan Kantong Darah, Permintaan PRC dan Trombosit Tertinggi

Ruang Pelayanan Unit Donor Darah (UDD), PMI Kukar (DILLA)
Ruang Pelayanan Unit Donor Darah (UDD), PMI Kukar (DILLA)

TENGGARONG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat peningkatan signifikan dalam distribusi darah ke sejumlah rumah sakit. Pada 2022, rata-rata hanya 350 kantong darah yang bisa dikeluarkan setiap bulan, sementara pada 2023 hingga 2025, jumlah itu melonjak menjadi lebih dari 1.000 kantong darah per bulan. Lonjakan ini menandakan antusiasme masyarakat Kukar untuk berdonor semakin tinggi, meski sosialisasi masih menjadi tantangan utama.

PMI Kukar menyalurkan darah ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD A.M. Parikesit Tenggarong Seberang, RS Gerbang Dayaku Raja Kota Bangun, Klinik Healthy House, serta RS Hermina dan RS SMC di Samarinda.

Permintaan paling banyak berasal dari pasien cuci darah, anemia, melahirkan, hingga kemoterapi yang membutuhkan Packed Red Cell (PRC), sementara pasien demam berdarah dengue (DBD) umumnya membutuhkan trombosit.

“Sekali order bisa mencapai 70–80 kantong, bahkan saat musim DBD bisa lebih dari 100 kantong,” ungkap Faza Annisa, analis kesehatan UDD PMI Kukar.

Saat ini PMI Kukar memproduksi lima komponen darah, yakni Whole Blood (WB), Packed Red Cell (PRC), Trombosit, PRC Leukodeplated (minim leukosit untuk mencegah alergi pasien), serta Apheresis Trombosit. Dari semua komponen, PRC menjadi yang paling banyak diminta.

Sebelum darah didistribusikan, PMI Kukar menerapkan prosedur ketat mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan pendonor.

“Pendonor menyerahkan KTP, dicek tensi, hemoglobin, berat badan, riwayat tidur, konsumsi obat, hingga kondisi khusus seperti operasi, bekam, atau kehamilan. Setelah lolos seleksi, baru masuk ke ruang donor,” jelas Novita Puspita Sari, perawat UDD PMI Kukar.

Proses ini juga disertai verifikasi ganda pada identitas dan kantong darah untuk mencegah kesalahan distribusi. Untuk jam pelayanan donor darah buka mulai pukul 08.00 – 22.00 WITA.

Untuk menjaga ketersediaan stok, PMI Kukar aktif melakukan donor darah keliling melalui kerja sama dengan perusahaan, desa, hingga kegiatan masyarakat seperti CFD dan event seperti 17 agustus. Komunitas lokal juga ikut mendukung, salah satunya “Sigap” di Desa Sebulu yang rutin mengadakan donor darah tiga bulan sekali.

Sepanjang 2023, PMI Kukar menyalurkan 6.676 kantong darah. Angka itu naik signifikan menjadi 12.593 kantong pada 2024. Sementara periode Januari hingga Juli 2025, sudah tercatat 6.363 kantong darah yang keluar.

“Harapannya masyarakat lebih terbuka lagi untuk donor darah, bukan hanya saat keluarga sakit, tetapi juga demi kesehatan bersama,” pungkasnya.

Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait