Sosialisasi Perda di Kecamatan Samboja, Masyarakat Inginkan Pembuatan LBH Samboja

 

Mediaetam.com, Samarinda – DPRD Kaltim kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah, seperti yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun.

Sosialisasi Perda No 5 tahun 2019 Terkait Penyelenggaraan Bantuan Hukum yang dilakukan Muhammad Samsun di Kecamatan Samboja. (Mediaetam.com/Idham)

Pada sosialisasi kali ini, Samsun sapaan akrabnya, melakukan sosialisasi di wilayah yang menjadi daerah pemilihannya (Dapil) yaitu Kecamatan Samboja Kutai Kartanegara.

“Kali ini, kami melakukan sosialisasi perda Nomer 5 Tahun 2019 tetang penyelenggaraan bantuan hukum kepada masyarakat,” ucap Samsun.

Lanjut Samsun, setiap bulannya anggota DPRD Kaltim diwajibkan untuk melaku Sosialisasi terkait perda yang sudah disahkan antar DPRD Kaltim dan Pemerintah Provinsi.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perda yang telah disahkan, harapannya setelah sosialisasi, perda berjalan efektif di masyarakat,” ucap Samsun.

Kemudian ditambahkan Akademisi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Roy Hendrayanto,Sosialisasi tentang penyelenggaraan bantuan hukum terutama bagi masyarakat yang kurang mampu, ini sangat penting bagi masyarakat, walaupun saat ini juga terdapat bantuan hukum dari pemerintah bukan hanya dari provinsi, tapi ini menambah peraturan hukum bagi masyarakat kaltim yang akan memproleh bantuan hukum tersebut.

“Di masa pandemi banyak masalah terutama di lingkungan kerja, PHK, hingga tidak punya pendapatan apalagi kalau kita lihat data kasus di Pengadilan Hubungan Industrial Kota Samarinda,” jelas Roy Hendrayanto.

Sementara itu salah satu perwakilan warga Bayu Andalas mengungkapkan bahwa sosialisasi seperti ini sangat bagus dilakukan dan sangat penting.

“Bagus agar masyarakat paham terhadap peraturan yang ada, apalagi masyarakat di daerah seperti Samboja,” ucap Bayu.

Lanjut Bayu berharap semoga ke depan bisa direalisasikan rencana terkait pembangunan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samboja. Karena menurut dia masyarakat kerap kebingungan ketika mendapat kasus.

“Jarak antara Kecamatan Samboja Dan Kecamatan Tenggarong menjadi kendala, jadi dengan adanya LBH pasti bisa membantu masyarakat di wilayah Samboja,”Pungkas Bayu.

Dalam sosialisasi perda ini dihadiri masyarakat dan perwakilan lembaga yang ada di Kecamatan Samboja, terutama organisasi pemuda seperti KNPI, Banser, Ansor Pemuda Muhammadiyah, Sapma PP, PMI, Himpunan Mahasiswa Samboja.(Idham)

 

Share:

About The Author