Tabrakan Beruntun di KM 84 Marang Kayu; Petugas Kesulitan Evakuasi Jenazah Sopir yang Terjepit

Evakuasi truk yang masuk ke jurang di Marang Kayu. (IST)

MARANG KAYU – Insiden kecelakaan maut di Jalan Poros Samarinda–Bontang KM 84, wilayah Marang Kayu, yang terjadi pada Senin (29/12/2025), masih menyisakan duka mendalam hingga Selasa (30/12/2025). Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk besar dan satu mobil pikap ini merenggut nyawa pengemudi truk tangki milik Samator.

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis. Petugas dari tim Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama warga harus berjuang ekstra keras mengeluarkan korban yang terjepit di dalam kabin kendaraan yang ringsek. Kondisi truk yang terperosok ke dalam jurang menambah tingkat kesulitan evakuasi.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan kesaksian warga di lokasi kejadian, petaka bermula saat sebuah truk trailer bermuatan genset melaju dari arah Samarinda menuju Bontang. Saat tiba di tanjakan KM 84, truk tersebut kehilangan tenaga dan gagal menanjak, sehingga terhenti tepat di badan jalan.

Melihat kondisi tersebut, sebuah truk lain mencoba memberikan bantuan dengan cara mendorong trailer dari belakang. Di saat bersamaan, dua kendaraan kecil dari arah berlawanan terpaksa berhenti, menunggu jalur terbuka di tanjakan yang sempit tersebut.

Nahas, dari arah berlawanan (Bontang menuju Samarinda), sebuah truk tangki Samator melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan diduga membuat pengemudi truk Samator terlambat menyadari adanya kendaraan yang berhenti di tanjakan.

“Sopir truk Samator sempat membanting setir untuk menghindari tabrakan, namun justru terjun ke jurang. Ironisnya, sopir truk yang tadinya turun untuk membantu mendorong trailer ikut terseret dan jatuh bersama truk Samator,” ujar Rill Xa, salah seorang warganet melalui keterangan di media sosial.

Sopir yang terseret tersebut dilaporkan meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.

Hati-Hati di Area Rawan

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas Samarinda–Bontang sempat mengalami kemacetan panjang. Petugas kepolisian terus melakukan pengaturan di lapangan guna mengurai antrean kendaraan.

Masyarakat yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi kawasan dekat timbangan sawit sebelum wilayah Masjid Abah Nanang dan portal Marang Kayu.

Kondisi jalan yang memiliki banyak tanjakan curam dan tikungan tajam menuntut konsentrasi penuh serta kesiapan mesin kendaraan yang prima.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait