TENGGARONG – Kebiasaan Work from cafe (WFC) alias bekerja dari kafe mulai menjamur. Tak terkecuali bagi para pekerja di Tenggarong. Ragam pekerjaan yang tak mengharuskan hadir di kantor, membuat pekerja butuh wadah agar bisa bekerja dengan nyaman sambil menyesap kopi susu kesukaan mereka.
Melihat kondisi ini, Dimas Aji Anugerah Pratama mencoba mengelola sebuah tempat yang bisa jadi rujukan anak muda Tenggarong untuk melakukan aktivitasnya.
“Awalnya saya cuma ingin buat tempat nongkrong yang enak, tapi tetap nyaman buat kerja dan meeting. Di Tenggarong masih jarang tempat seperti ini,” ujar Dimas Aji Anugerah Pratama.
Maka, sejak April 2025, Season Cafe berdiri. Dimas mengatakan, kafenya ini diharap membawa angin segar bagi para pekerja remote, komunitas kreatif, hingga pecinta suasana santai yang tetap produktif.
Tak hanya menyediakan area ber-AC dan smoking area yang terpisah, Season juga menghadirkan berbagai fasilitas unggulan seperti working space, meeting room, VIP room, dan VVIP room. Jadi, tak perlu jauh-jauh ke Samarinda.
“Untuk VIP room disewakan Rp 100 ribu per jam tanpa makan/minum, atau bisa memilih paket Rp600 ribu untuk 4 jam lengkap dengan makanan dan minuman untuk 6 orang,” lanjut dia.
Sementara itu, ada juga VVIP room berkapasitas hingga 12 orang.
“Fokus kami memang di working space dan penyewaan ruangan. Kopi dan makanan sebagai penunjang, tapi kami tetap jaga kualitas,” tambah Dimas.
Kafe season memiliki beberapa menu andalan di sini seperti kopi susu sebagai minuman favorit, serta iga bakar sebagai makanan best seller. Detailnya bisa dicek di akun Instagram @seasonspace.trg.
Dengan ide ini, walau baru berjalan, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Pengunjung harian mencapai lebih dari 100 orang dengan omzet harian berkisar Rp6-7 juta. Mayoritas pengunjung datang saat jam makan siang dan malam hari, dari kalangan pekerja hingga komunitas anak muda.
Rencana ke depan, Season ingin memperkuat ekosistemnya terlebih dahulu sebelum ekspansi. “Kita mau bikin sistem yang kuat di sini dulu. Misalnya kerja sama dengan petani lokal, atau punya produksi sirup sendiri agar tidak tergantung vendor luar,” tuturnya.
Season Cafe, lebih dari sekadar tempat nongkrong. Ini adalah ruang kolaborasi, produktivitas, dan kreativitas bagi generasi baru Tenggarong.
Bagi para pebisnis muda, Dimas menyampaikan pesannya,
“Pilih tim yang kamu percaya, dan kalau belum punya, harus mau belajar. Jadi perintis itu enggak mudah, tapi kalau enggak mencoba, sudah pasti gagal,” tutupnya.
Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








