Mediaetam.com, Berau – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Berau dan berdampak pada kehidupan masyarakat dalam sejumlah aspeknya menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Karena itu, Ketua DPRD Berau Madri Pani, kepada media ini, Rabu (10/5/2023), dengan tegas mengingatkan dan meminta Pemkab Berau dalam hal ini Bupati Berau untuk menginstruksikan OPD-OPD untuk bergerak cepat membantu warga terdampak banjir.
“Dinas Sosial (Dinsos) misalnya, membangun dapur umum. DPUPR tinjau jalan yang bisa dibangun gorong-gorong agar air dapat keluar masuk dengan lancar dan mempercepat redahkan banjir,” terangnya.
Tak hanya urusan makan-minum dan infrastruktur mengatasi banjir, OPD lain pun mesti turun tangan dan bersinergi untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Pasalnya, dampak banjir menyentuh banyak aspek.
“BPBD harus turun juga ke lapangan. Siapkan perahu karet demi evakuasi warga. Siapkan dan berdayakan semua fasilitas tanggap darurat. Dinkes bangun posko atau manfaatkan fasilitas kesehatan terdekat untuk menangani kesehatan warga sebelum mereka dirujuk.
PDAM juga mesti turun tangan. Bantu air bersih. Dinas Pertanian dan Peternakan juga harus ke lokasi. Amati ternak dan lahan warga yang dihancurkan oleh luapan banjir dan beri bantuan seperti perbaiki kandang yang rusak atau tangani persawahan warga,” sambungnya lagi.
Tak hanya OPD terkait, pihak ketiga pun dituntut untuk bergerak cepat membantu masyarakat dan pemerintah melayani warga terdampak banjir sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya.
“Pihak ketiga ini mesti terlibat. Pemkab mesti perintahkan mereka untuk membantu juga warga yang terdampak. Mereka jangan hanya mengeruk hasil bumi. Masalah banjir juga harus mereka perhatikan,” imbuhnya.
Sinergitas dan respon cepat OPD serta pihak ketiga dalam memberikan bantuan konkret tersebut bagi Madri, justru sangat diperlukan oleh warga terdampak banjir saat ini, daripada tinjauan di lapangan tanpa ada perhatian yang jelas dan serius.
“Apalagi APBD kita ini besar. Jangan hanya fokus bangun infrastruktur lalu lupa sumber daya manusia yang alami kesulitan,” tandasnya.
Karena itu, Madri meminta Pemkab Berau agar bantuan itu segera dikucurkan dalam waktu 24 jam tanpa perlu menunggu rapat, apalagi situasinya tanggap darurat.
“Kalau bencana alam seperti ini, tidak perlu rapat persiapan yang berlarut-larut. Harus cepat bergerak. Lalu, OPD-OPD jangan hanya turun sebentar, tinjau lalu pulang,” kuncinya.
Untuk diketahui, Madri Pani pun telah menghubungi pihak-pihak ketiga. Mereka pun telah besedia untuk segera memberikan bantuan bagi warga terdampak banjir. (*/Elton Wada)
Editor: Elton Wada








