SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kukar, Rabu (29/11), di Harris Hotel Samarinda, menggelar pelatihan bagi lembaga penyedia pelayanan untuk anak yang memerlukan perlindungan khusus.
Asisten I Bidang pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pemerintah Kukar, Akhmad Taufik Hidayat yang dijumpai mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya dari Pemkab Kukar untuk memperkuat kelembagaan khususnya dalam pelayanan yang membutuhkan perlindungan secara khusus.
“Mudah-mudahan dengan adanya penguatan kelembagaan seperti pelatihan ini, dapat memberikan dampak yang positif kedepannya dalam upaya perlindungan anak di Kukar,” ucapnya.
Sementara itu Kepala bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PHP2KA), DP3A, Marhaini mengatakan, terlepas dari pelatihan penguatan kelembagaannya, kegiatan tersebut juga sebagai wadah koordinasi dan sinkronisasi dalam upaya perlindungan anak.
“Untuk agenda hari ini sementara kami hanya melibatkan 20 desa/kelurahan saja, yang memang tujuannya untuk melakukan penguatan kelembagaan dan pembangunan koordinasi dan sinkronisasi,” jelasnya.
Selain itu pihaknya juga berharap pasca pelatihan ini pelayanan anak di masyarakat khususnya pada anak yang memerlukan pelayanan khusus seperti kekerasan fisik maupun yang mengalami kekerasan seksual dapat dibantu sesuai standar dan prosedur yang ada.
“Harapan kami pasca acara ini, teman-teman bisa lebih mengerti dan memahami pelayanan khususnya pada anak-anak yang mengalami kondisi khusus. Dari penanganannya hingga jalur yang harus ditempuh untuk melindungi hak-hak anak,” tutupnya.(*/rm6/mediaetam.com)








