Kelurahan Timbau melaksanakan program pemberian makanan bergizi untuk balita yang mengalami gizi kurang sebagai upaya pencegahan stunting. Program ini dijalankan dua kali sehari, pada siang dan malam, dengan makanan yang langsung diantarkan ke rumah-rumah warga oleh kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Timbau. Langkah ini mempermudah orang tua, terutama yang sibuk bekerja, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.
Lurah Kelurahan Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans, menyebutkan terdapat 24 balita yang mengalami gizi kurang di wilayah ini. Program ini didanai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar sebagai bagian dari penanganan stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Marten menjelaskan bahwa stunting biasanya terjadi pada balita di bawah usia lima tahun, yang ditandai dengan berat badan dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia mereka. Pemberian makanan bergizi ini menjadi langkah preventif agar kondisi anak tidak berkembang menjadi stunting. Jika ditemukan kasus stunting berat, anak akan dirujuk ke dokter spesialis untuk penanganan lebih lanjut.
Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi orang tua dan membantu mengatasi masalah gizi kurang pada anak-anak di Kelurahan Timbau. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








