TENGGARONG – Warga Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai tengah asyik menyambut Ramadan. Salah satunya adalah mempersiapkan laduman untuk merayakan bulan suci Ramadan.
Melalui mediaetam.com Ilham, salah satu warga Jantur menyampaikan proses pembuatan laduman terbuat batang pohon sebagai penanda memasuki bulan suci ramadan 2025.
“Pohon kayu nangka aer dengan panjang lebih dari 6 meter, dibelah dan dilubangi di bagian tengahnya dengan diameter sekitar 30 cm lalu batang pohon berdiameter 50 cm dipersiapkan dengan bahan peledak karbit sekitar setengah kilo,” ungkapnya.
Menurutnya, tradisi ini sudah berlangsung setiap tahun menjelang bulan Ramadan untuk menandakan waktu berbuka puasa.
“Setiap kampung, termasuk Jantur dan sekitarnya, mengikuti bunyi laduman sebagai penanda waktu berbuka puasa,” tambah Ilham.
Ia menyebutkan bahwa tradisi ini berawal dari zaman dulu, ketika jarang orang memiliki jam dan jauh dari masjid sehingga warga mengikuti tanda bunyi leduman sebagai waktu untuk berbuka puasa.
“Laduman kami 2 batang pohon, satu untuk bagian barat dan satunya bagian timur agak para warga bisa mendengar dengan jelas namun itu untuk buka puasa saja kalau sahur tidak di bunyikan,” pungkasnya. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








