TENGGARONG – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sumber Purnama di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu masih menghadapi kendala dalam hal permodalan untuk memperluas usaha mereka.
Direktur Bumdes, Sudarmadji, mengungkapkan kebutuhan modal cukup besar mengingat Bumdes bergerak pada sektor pertanian. Selama ini pihaknya menampung hasil panen masyarakat untuk kemudian dipasarkan kembali.
“Binaan petani kami cukup banyak, sehingga diperlukan modal besar agar bisa menampung hasil pertanian mereka. Kalau hanya mengandalkan Kredit Kukar Idaman (KKI) yang maksimal Rp50 juta, itu belum mencukupi,” jelasnya, Jum’at (29/8/2025).
Menurutnya, kehadiran Bumdes sejatinya menjadi solusi bagi petani yang kerap kesulitan modal dan resiko produksi. Dengan modal yang kuat, Bumdes bisa menjadi penopang kesejahteraan petani.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan skema penguatan permodalan melalui program Kredit Kukar Idaman (KKI).
“Program ini menyediakan plafon mulai Rp1-Rp50 juta dan Rp50-Rp500 juta. Nanti, pengajuannya akan diverifikasi oleh Bankaltimtara sesuai kelayakan usaha,” jelas Taufik.
Ia berharap Bumdes dan pelaku usaha lain dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk pengembangan bisnis. “Jika usaha mereka maju, ekonomi masyarakat pun ikut terangkat,” pungkasnya.
Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com








