Tanpa 1 Pilar Pentingnya, Borneo FC Sangat Siap Kalahkan Persik Sekaligus Perpanjang Rekor Win Streak

LATIH KEKOMPAKAN: Borneo FC telah menyiapkan tim dengan baik guna mengalahkan Persik di Segiri. (BFCS)

Persiapan Borneo FC jelang menjamu Persik Kediri pada lanjutan Super Legue pekan ke-9 sangat nano-nano. Hal baiknya, pemain sempat mendapat waktu libur untuk menyegarkan pikiran dan semua pemain timnas kembali ke klub dalam kondisi bugar. Namun berita buruknya, Fabio Lefundes mengalami gangguan kesehatan yang mengurangi konsentrasinya dalam menyusun taktik, serta tak dapat tampilnya seorang pemain penting Pesut Etam. Meski begitu, sang pelatih optimistis timnya dapat meraih kemenangan lagi di laga kandang kali ini.

Usai melakoni 6 laga awal Super League musim ini dengan selalu menang, sorotan besar publik sepak bola Tanah Air akan kembali mengarah ke Borneo FC Samarinda. Semua tentu penasaran, apakah Pesut Etam mampu melanjutkan tren positifnya, atau bakal mengalami kekalahan perdananya.

Bacaan Lainnya

Libur, Berlatih, Siap Bertarung

Pada sesi konferensi pers jelang laga, Jumat pagi, Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengungkapkan timnya dalam kondisi prima untuk menjamu Persik.

“Kami sempat meliburkan tim, membuat para pemain lebih segar ketika kembali berkumpul. Sesi latihan selama sepekan terakhir juga lancar banget.”

“Para pemain timnas juga sudah kembali semua, dan sempat mengikuti sesi latihan untuk persiapan melawan Persik. Semua berjalan baik sejauh ini,” ujar Lefundes.

Dengan skuad yang hampir komplet dalam sepekan terakhir, pelatih asal Brasil merasa telah mendapat waktu yang ideal untuk mempersiapkan satu pertandingan. Atas dasar itu, ia yakin timnya mampu bermain baik seperti laga-laga sebelumnya, terlebih kali ini mereka kembali bermain di hadapan pendukung sendiri.

Satu Pilar Bakal Absen

Kabar buruknya, Christophe Nduwarugira dipastikan tak akan masuk barisan sebelas awal karena ia baru menempuh perjalanan ke Samarinda pada Jumat hari ini.

“Chris masih harus memainkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia tanggal 15 kemarin. Dan hari ini ia baru dalam perjalanan menuju Samarinda,” jelas Lefundes.

Ketiadaan Chris tentu akan meninggalkan lubang besar di barisan pertahanan Pesut Etam. Sebab penggawa Timnas Burundi tersebut adalah bek tengah utama Borneo FC. Berkat duet apiknya dengan kuartet Fajar, Komang, dan Caxambu, serta penjaga gawang Nadeo Argawinata. Pasukan Samarinda baru kebobolan 3 kali dalam 6 pertandingan, dan mendapat 3 cleansheet.

Di lini pertahanan, Christophe adalah sosok pemimpin. Sehingga ketiadaannya membuat Lefundes harus memutar otak lebih keras guna memastikan timnya bisa tampil solid saat menjamu Persik.

“Tapi meski harus bermain tanpa Chris, kami sudah siap untuk pertandingan besok,” tegasnya menyiratkan bahwa selama sepekan terakhir, Lefundes telah menyiapkan tim tanpa bek andalannya tersebut.

Lefundes Jalani Operasi Mata

Fabio Lefundes kali ini tampil dengan mata kanannya tertutup semua oleh perban. Usut punya usut, rupanya pria Brasil baru saja menjalani operasi mata.

“Matahari lagi terik-teriknya belakangan ini, membuat saya terkena alergi di bagian mata. Ada semacam kulit yang tumbuh sehingga saya harus menjalani operasi,” tuturnya.

Operasi tersebut ia lakukan ketika tim sedang libur, dengan asumsi ketika tim kembali berkumpul, ia sudah pulih. Sayangnya Lefundes mendapati masalah baru, karena ada sedikit kesalahan tindakan pasca-operasi.

Karena pemulihannya tidak berjalan baik, ia sampai harus berganti dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

“Setelah menjalani protokol dan prosedur pemulihan dari dokter baru, saya merasa lebih baik.”

“Saya sih sebenarnya berharap saat ini berada dalam kondisi yang lebih baik. Tapi, ya sudah lah. Yang penting saya masih bisa bekerja, terutama di luar lapangan untuk memimpin latihan.”

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena toh, yang bermain di lapangan pemain, bukan saya,” tambahnya.

Borneo FC Enjoy Tanpa Tekanan

Sebelumnya, Pelatih Persik Ong Kim Swee menyatakan timnya sedikit diuntungkan dengan torehan 6 kemenangan beruntun lawannya. Sebagai satu-satunya tim yang selalu menang musim ini, Kim merasa bahwa tekanan besar justru berada di pundak para pemain Pesut Etam. Sebab Juan Villa cs tentu tertekan untuk terus menjaga kesempurnaan itu.

Namun anggapan itu ditepis mentah-mentah oleh Fabio Lefundes. “Saya memahami cara berpikirnya. Tapi kami sama sekali tidak mendapat tekanan dari apa dan siapapun.”

“Sebagai pemuncak klasemen, kami tentu memiliki tanggung jawab untuk terus bermain bagus. Para pemain paham dengan itu dan siap melakukannya.”

“Soal tekanan, kami baru akan merasakannya kalau mendapat hasil buruk. Tapi sejauh ini, kami bekerja dengan bagus dan mendapat hasil yang bagus. Jadi tekanan itu tidak ada,” pungkasnya. (has)

Bagikan:

Pos terkait